Menu

Manado Berduka, Banjir dan Tanah Longsor Renggut Tiga Nyawa

  Dibaca : 353 kali
Manado Berduka, Banjir dan Tanah Longsor Renggut Tiga Nyawa
Wali Kota Manado GS Vicky Lumentut atau GSVL melayat ke rumah duka di Taas (foto: ist)

indoBRITA, Manado–Tiga warga dikabarkan meninggal akibat terjangan banjir dan tanah longsor, Jumat (1/1/2019). Dua dari tiga korban tersebut terindentifikasi masih balita yakni Natalia Lapian (1 tahun) dan Richard Ridik Patobone (5 tahun).

Natalia menjadi korban tanah longsor di Mahawu, Kecamatan Tuminting. Informasi yang diperoleh media ini, korban sebelum longsor menimpa rumah keluarga Lapian Bendah, berada di dalam kamar. Bocah malang yang masih di atas ayunan ini tak sempat diselamatkan saat longsor datang. Adapun Richard terbawa arus banjir di Kombos Timur.

Sementara yang satunya adalah seorang ASN bernama John Duarmas (45). Informasi yang diperoleh media ini, guru bahasa Inggris pada salah satu SLTA di Manado itu sedang tidur ketika longsor menerjang rumahnya yang terletak di bilangan Taas.

Baca juga:  Dukung OD-SK, Tumuju Minta Ada Pemerataan Hingga di Minsel

“Dia tertidur setelah pulang dari sekolah. Beruntung istri dan anak-anaknya tak di rumah. Kami semua berduka,” kata salah satu warga kepada media ini.

Wali Kota Manadp GS Vicky Lumentut (GSVL) yang berkeliling dari pagi memantau suasana langsung melayat.”Tuhan yg memberi Tuhan yg Mengambil, terpujilah nama Tuhan.. krn longsor dan banjir mk hari ini tlh kembali kepada Tuhan pencipta dan pemilik hidup dari anak usia 1 thn 2 bln di Mahawu, bapak usia 48 thn lbh di Taas dan anak usia 5 thn di Kombos Timur… simpati dan turut berdukacita dari Walikota, Wawali dan jajaran PemkotTuhan memberi kekuatan dan penghiburan bagi kelrg yg berduka,” tulis orang nomor satu di Manado ini di akun facebook miliknya.

Baca juga:  2,8 Ton Miras Jenis Cap Tikus Dimusnahkan Lantamal VIII

Selain menelan korban, banjir juga mengakibatkan aktivitas warga lumpuh.Pantauan media ini, jalan depan depan SPBU Tikala, Jalan Martadinata, Jalan Pierre Tendean Boulevard, Jalan Sudirman, Bethesda, Pacuan Kuda Perkamil, Taas, Banjer dan Jalan Siswa sempat sulit dilalui karena air yang sudah tinggi.

Di sekitaran Ahmad Yani Sario, belakang Santu Yosep, genangan air sampai setengah lutut. Sementara di Ketang Baru, Kecamatan Singkir, terjadi banjir setinggi setengah rumah warga.

Air juga masuk menggenangi rumah warga di Bailang, Kecamatan Bunaken dan Paal Dua, Kecamatan Paal Dua. Sementara longsor terjadi di ruas jalan Pomorow, Taas, Mahawu dan Singkil. (hng/adm)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional