Cargill Indonesia Kerjasama DLH Minsel, Bupati Tetty: Kurangi Sampah Plastik

  • Whatsapp
Cargill Indonesia Kerjasama DLH Minsel, Bupati Tetty: Kurangi Sampah Plastik
Kepala DLH Roi Sumangkut dan Plant Manager PT Cargill Indonesia Imelda Tandako bersama staf DLH Minsel. (ist)

indoBRITA, Amurang – Sampah plastik di Amurang dan Minahasa Selatan ternyata masih sulit dihilangkan. Padahal, sejak akhir tahun 2018 Bupati Dr (HC) Christiany Eugenia Paruntu, SE telah menekankan agar warga Minsel secara umum untuk mengurangi penggunakan sampah plastik. Akan tetapi, semua tinggal datang dari kesadaran warga Minsel sendiri.

‘’Penggunaan sampah plastik, terdiri dari kemasan minuman air mineral dan tas kresek. Atau jenis lainnya yang awalnya berasal dari plastik juga. Bahkan, penegasan orang nomor satu di Minsel, meminta agar warga mengurangi penggunaan sampah plastik belum berjalan dengan baik,’’ujar Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Minsel Roi Sumangkut, ST Msi.

Bacaan Lainnya

Melihat hal diatas, DLH Minsel pun menjalin kerjasama dengan PT Cargill Indonesia di Amurang. DLH mengakui, bahwa persoalan sampah di Amurang dan Minsel cukup pelik dengan berbagai keterbatasan fasilitas serta minimnya kesadaran warga.

Baca juga:  Rektor Unima Pimpin Diklat Penguatan Kepala Sekolah

‘’Nah, ini adalah langkah cepat Pemkab Minsel untuk menggalang sejumlah perusahaan swasta untuk bekerjasama dengan DLH guna menatah penggunaan dan mengelola sampah plastik tersebut. Selain program dan visi misi bupati CEP dan wakil bupati FDW, juga menunjang program Presiden Joko Widodo melalui Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Maka, Pemkab Minsel pun menggandeng sejumlah perusahaan yang ada disini, untuk kerjasama diatas,’’jelasnya.

Sumangkut menjelaskan, pengurangan sampah 30 persen dan penanganan 70 persen untuk bebas sampah hingga tahun 2025. Jadi, kerjasama antara PT Cargill Indonesia langsung direspon dan perusahaan diatas bersedia memberikan bantuan lewat CSR-nya.

‘’Bantuan PT Cargill Indonesia di Amurang melalui Plant Manager Imelda Tandako sudah mendukung pengelolaan sampah sejak tahun 2017 lalu. Bahkan, bantuan melalui CSR adalah pengadaan 16 unit TPS (bak sampah, red). Ini sesuai dengan program DLH yaitu pembuangan sampah berjenjang sehingga lebih efektif ditengah keterbatasan armada angkutan. Olehnya, Pemkab Minsel mengapresiasi terhadap PT Cargill Indonesia atas bantuan dan kerjasama diatas,’’ungkap Sumangkut.

Baca juga:  Polres Sangihe Gelar Pengobatan Dilokasi TMMD Kodim

Ditempat terpisah, Plant Manager PT Cargill Indonesia Imelda Tandako menjelaskan, pihaknya sangat peduli dengan pengelolaan lingkungan di Amurang dan Minsel pada umumnya. ‘’Juga kerjasama dengan Pemkab Minsel melalui DLH menjadi harapan akan berjalan terus. Serta bantuan melalui CSR-nya akan mengatasi persoalan sampah di Amurang,’’tegasnya.

Sedangkan tahun 2019 ini, kerjasama dengan DLH masih akan dibahas bentuk bantuannya. ‘’Maksudnya, bantuan menyesuaikan dengan program anggaran yang disusun DLH. Sehingga, bantuan melalui CSR-nya bisa efektif dan tepat sasaran,’’pungkas Imelda. (ape)

Pos terkait