Menu

SAS: PMI Tak Jualan Darah

  Dibaca : 447 kali
SAS: PMI Tak Jualan Darah
Ketua PMI Syerly Adelyn Sompotan (foto:ist)

indoBRITA, Tomohon – Palang Merah Indonesia (PMI) Pusat, melalui humas Unit Transfusi Darah (UTD) dengan tegas menyatakan uang sebesar Rp 360.000 yang dibebankan kepada penerima darah donor bukanlah harga jual darah seperti yang disematkan publik.

Dilansir dari laman tirto.id, angka tersebut merupakan Biaya Pengganti Proses Pengolahan Darah (BPPD) yang meliputi biaya-biaya terkait proses pengolahan darah sebelum bisa didistribusikan ke pasien. “Jual-beli darah itu tidak ada, uang sebesar Rp 360 ribu per kantong darah untuk biaya ganti keseluruhan proses tersebut. Karena pasien butuh komponen darah yang beda-beda, bukan satu kantong darah utuh,” jelas Loka Widjaya (3/5/2017).

Baca juga:  Kegiatan Pembelajaran Mandiri di Rumah Diperpanjang Hingga 21 April

“Iya benar bahwa pembiayaannya bukan pada darah, tapi pada kantong darahnya beserta proses lainnya. Harga tersebut untuk mengganti Biaya Pengganti Pengolahan Darah (BPPD), setelah PMI menerima darah dari para pendonor, tentu prosesnya tidak berhenti sampai di situ,” jelasnya.

Sementara, saat dikonfirmasi, Ketua PMI Kota Tomohon Syerly Adelyn Sompotan (SAS) juga menegaskan bahwa tidak ada penjualan darah di PMI Tomohon yang Rp 360.000 per kantong bukanlah harga jual tapi harga tersebut untuk mengganti BPPD.

Untuk UTD PMI Tomohon, Sompotan yang juga sebagai Wakil Walikota Tomohon membeberkan, ini bekerjasama dengan dua Rumah Sakit yang ada di Kota Tomohon yaitu RSUD  Pratama Anugerah dan RSU Bethesda.

Baca juga:  In House Training Selesai, Walikota Tomohon Harap Materi Diterapkan

“Jadi jika pasien berada di antara dua RS tersebut maka ketika pasien membutuhkan darah dan menggunakan BPJS, pengambilan darah sudah tidak lagi dikenakan biaya, namun jika pasien berada bukan dari dua RS yang telah bekerjsama ini maka pasien akan di kenakan biaya dan nantinya pihak keluaga pasien bisa mengklaim pergantian pembelian kantong darah lewat RS/BPJS,” kata SAS, Jumat (8/2/2019).

SAS menambahkan, jika nantinya ada masyarakat yang memerlukan informasi lebih lanjut bisa langsung datang ke UTD PMI Kota Tomohon yang berlokasi di Kompleks RS Bethesda Tomohon. (Slf)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional