Izin HGU di Sulut Tidak akan Diperpanjang

  • Whatsapp
Kepala Dinas Perkebunan Daerah Sulut Refly Ngantung.
indoBRITA, Manado – Lahan Hasil Guna Usaha (HGU) yang ada di Sulawesi Utara (Sulut) tidak akan mendapat izin lagi yang sama. Hal ini ditegaskan Gubernur Sulut Olly Dondokambey melalui Kepala Dinas Perkebunan Daerah Sulut Refly Ngantung.
HGU di Sulut tidak akan diperpanjang karena ternyata pada umumnya lahan yang diberikan pemegang hak usaha tak dirawat maksimal,” ungkap Ngantung kepada wartawan, Senin (18/2/2019) pagi.
Lahan HGU tersebut sebaiknya diberikan kepada masyarakat daripada perusahaan yang tidak mengelola HGU.
Lebih jauh dikatakan Ngantung, untuk perusahaan yang sementara memegang HGU namun tidak memenuhi standar pengelolaan bisa diambilalih oleh pemerintah.
“Ada tiga standar yang harus dipenuhi, yaitu dampak ekonomi, dampak sosial budaya dan dampak lingkungan. Jika tidak memenuhi itu, kami tidak akan memberikan rekomendasi untuk melanjutkan izin HGU. Bahkan, jika terindikasi lahan terlantar akan kami cabut izinnya,” terang Ngantung.
Birokrat yang familiar ini menuturkan kebanyakan HGU kebanyakan berada di wilayah Bolaang Mongondow (Bolmong).
“Jumlah HGU sekitar 12 ribu hektare atau dsri 3 persen dari total lahan di Sulut. Paling banyak HGU di Bolmong. Rata-rata HGU mengelola kelapa dan kakao,” bebernya.(sco)
Baca juga:  Liow: Pancasila Sebagai Ediologi yang dapat Mengikat Bangsa Indonesia

Pos terkait