Minsel Wajar Miliki BLK, Biar SDM Lebih Mantap!

  • Whatsapp
Minsel Wajar Miliki BLK, Biar SDM Lebih Mantap!
Balai Latihan Kerja (BLK) harusnya dibangun di Minsel. Biar SDM-nya orang Minsel mantap. (ist)

indoBRITA, Amurang – DR Max R Rembang, Akademisi Unsrat Manado mempertanyakan Sumber Daya Manusia (SDM) Kabupaten Minahasa Selatan? Pasalnya, sepengetahuannya bahwa Pemerintah Kabupaten Minsel sedang memperjuangkan hadirnya Balai Latihan Kerja (BLK). Namun demikian, hingga saat ini rencana dibangunnya BLK tersebut ‘belum’ ada titik terang. Bahkan, hal diatas telah disampaikan kepada Menteri Tenaga Kerja beberapa tahun lalu.

‘’Sekedar diketahui, bahwa setengah dari dosen di Unsrat Manado dan Universitas Manado (Unima) adalah putra-putri asal Minsel. Berarti, Minsel memiliki SDM yang mumpuni. Tapi, kenapa justru BLK-nya saja tak bisa dibangun. Semestinya, dari beberapa tahun sebelumnya sudah dibangun,’’tanya Rembang yang hadir di seminar sehari Gerbang Minsel sebagai nara sumber yang juga pejuang Minsel tersebut.

Bacaan Lainnya
Baca juga:  Program GISA dan PTSL, Disdukcapil Minsel MoU Dengan Kantor Pertanahan Minsel

Rembang menjelaskan, bahwa Minsel memiliki SDM yang baik. Akan tetapi, hal diatas tidak didukung dengan sarana dan prasarana. Bahkan, orang Minsel menjadi tamu di ‘kampung’ sendiri. Ini jelas, bahwa situasi dan kondisikah atau memang sarat dengan kepentingan.

‘’Balai Latihan Kerja (BLK) di Minsel sangat penting. Sebagai bukti, banyak warga Minsel justru mengikuti latihan di BLK Kota Bitung. Padahal, diatas dikatakan SDM-nya Minsel tak perlu diragukan. Namun, karena tak disediakan sarana BLK. Sehingga, mereka lebih memilih diluar ketimbang di ‘kampung’ sendiri,’’kata anggota LSM Gerbang Minsel.

Seiring digelarnya seminar oleh LSM Gerbang Minsel, tentang Refleksi 16 tahun Minsel dan Tema: Meletakan Kembali Dasar dan Tujuan Pemekaran Kabupaten Minahasa Selatan. Maka, didalamnya kita bisa sampaikan hal-hal urgen tentang keberadaan Minsel sendiri.

Baca juga:  Polres Minsel dan Sat Pol PP Teken MoU Penanganan Premanisme

‘’Artinya, Minsel telah 16 tahun menjadi otonomi daerah setelah dimekar dari Minahasa. Olehnya, banyak suka dan duka telah kita lalui dalam ‘memerdekakan’ orang Minsel. Akan tetapi, belajar dari pengalaman, justru pembangunan sarana dan prasarana serta infrastruktur belum menjadi tolak ukur ‘berhasil’ dibangun, ‘’jelasnya.

Dengan harapan, Rembang pun meminta Bupati Christiany Eugenia Paruntu, SE dapat menepati janjinya untuk membangun BLK di Minsel. ‘’Saya tahu keinginan beliua untuk menghadirkan BLK di Minsel dan menjadikan Minsel lebih maju dari kabupaten/kota di Sulut. Saya percaya, keinginan diatas akan dilaksanakan hingga akhir periode 2021,’’sebutnya. (ape)

Pos terkait