Menu

Gelar Peletakan Batu Pembangunan Gereja Galilea, Pdt Raymond: Kita Harus Kerjasama

  Dibaca : 377 kali
Gelar Peletakan Batu Pembangunan Gereja Galilea, Pdt Raymond: Kita Harus Kerjasama
Ketua BPMJ GMIM Galilea Kilometer Tiga, Pdt Raymond Andhy, S.Th saat meletakkan batu pembangunan gedung gereja. (ape)

indoBRITA, Amurang – Sebagaimana komitmen Badan Pekerja Majelis Jemaat (BPMJ) GMIM Galilea Kilometer Tiga bersama Panitia Pembangunan, Rabu (27/2/2019) lalu digelar ibadah peletakan batu pembangunan gedung gereja GMIM Galilea Kilometer Tiga, Wilayah Amurang Satu. Sebelumnya, ibadah dipimpin Ketua BPMJ GMIM Galilea Kilometer Tiga, Pdt Raymond Andhy, S.Th.

Ketua BPMJ GMIM Galilea Kilometer Tiga, Pdt Raymond Andhy, S.Th saat memimpin ibadah peletakkan batu pembangunan gedung gereja Galilea Km3. (ape)

Pendeta Raymond Andhy dalam bacaan Alkitab yang dikutip dari bacaan Ezra 3:8-13 dengan tema Perletakan Dasar Baik Suci. Kata Pdt Andhy, sebagaimana komitmen kita, bahwa kita harus mulai membangun gedung gereja. Bahwa, pembangunan sebagaimana dalam bacaan Alkitab menjelaskan, Pada waktu dasar baik suci Tuhan diletakkan oleh tukang-tukang bangunan, maka tampilah para imam dengan memakai pakaian jabatan dan membawa nafiri, dan orang-orang Lewi, bani Asaf, dengan membawa ceracap, untuk memuji-muji Tuhan, menurut petunjuk Daud, raja Israel.

Baca juga:  Pomal Berkomitmen Menegakkan Disiplin

‘’Jadi, kalau kita telah berkomitmen untuk memulai pembangunan, maka kita pun harus bekerjasama. Kalau kita saling kerjasama, maka pembangunan gedung gereja yang kita miliki tersebut, pasti akan selesai dengan baik. Sekali lagi, hanya dengan  kerjasama, maka bangunan yang kita banggakan ini akan selesai dengan baik,’’ujar mantan Ketua BPMJ GMIM Yerusalem Baru Gangga II.

Sama halnya disampaikan Hukum Tua Desa Kilometer Tiga, Herman Ulaan. ‘’Saat ini kita akan membangun rumah Tuhan. Jadi, apa yang disampaikan Pdt Raymond Andhy bagaimana kita menyelesaikannya, kita harus kerjasama biar cepat selesai. Kalau kita saling kerjasama, pasti gedung gereja ini akan selesai dengan baik.

Sementara itu, Ir Servi M, salah satu teknisi yang juga ahli gambar gedung gereja tersebut mengatakan, bahwa gambar gedung gereja GMIM Galilea Kilometer Tiga diselesaikan dengan estetika. ‘’Bahkan, dari gambar yang ada, juga memiliki arti luas dari Timur Tengah dan Eropa. Artinya, bicara Timur Tengah adalah, Israel yang dimiliki Tuhan, maka kita pun harus mengakui bagaimana membangun gereja tersebut. Dengan demikian, kita jemaat harus saling kerjasama, biar gereja ini cepat selesai,’’tegas Servi yang juga seorang penatua Komisi P/KB di Manado.

Baca juga:  Antisipasi Erupsi Gunung Awu, Pemkab Susun Rencana Kontinjensi

Dari urutan peletakan batu pertama, masing-masing Ketua BPMJ Pdt Raymond Andhy, Hukum Tua Kilometer Tiga, Pnt Herman Ulaan, Ketua Panitia Pembangunan Pnt Ferdinand Sorah, Pdt Meilany Tulong, S.Teol hingga pelayan khusus kolom 1 sampai 10 dan Ketua-Ketua BIPRA serta kostor dan perwakilan komisi kerja.

Bambang Priyantoro, anggota jemaat menyambut baik peletakan batu pembangunan gedung gereja GMIM Galilea Km3. ‘’Saya sambut dengan dimulai pembangunan gedung gereka ini. Menurutnya, sudah lama rencana pembangunan gedung gereja. Tapi, baru kali ini benar-benar ditindaklanjuti. Dengan harapan, tahun ini juga pembangunan balkon dan menara serta lain sebagainya akan selesai dengan baik. Yang pasti, sebagai anggota jemaat sangat merespon rencana BPMJ dan Panitia Pembangunan tersebut,’’jelas Bambang yang juga salah satu capten asing tersebut. (ape)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional