Menu

IMIMUT Gelar Dzikir & Tabliq Akbar, Gubernur Sulut: Tanpa Ibadah Kita Bisa Terperangkap Dalam Kejahatan Besar

  Dibaca : 313 kali
IMIMUT Gelar Dzikir & Tabliq Akbar, Gubernur Sulut: Tanpa Ibadah Kita Bisa Terperangkap Dalam Kejahatan Besar
GUBERNUR Sulut Olly Dondokambey saat menyampaikan sepatah dua kata di acara Dzikir dan Tabliq Akbar yang digelar IMIMUT.(foto: boyz)

IndoBRITA, Minut—Mengangkat tema “Keberagamaan Dalam Kebangsaan, Agama, dan Ukhuwah Untuk Mewujudkan Indonesia Damai”, IMIMUT menggelar Dzikir dan Tabliq Akbar, Sabtu 2 Maret 2019, sekitar pukul 18.00 Wita di aula salah satu hotel ternama di Minut.

Kegiatan diawali dengan sholat magrib berjamaah, pembacaan Maulid Ratib Nur Haddad oleh Habib Ali Bin Abu Bakar Assegaf (Majelis Nur Haddad) setelah itu diadakan Sholat Isya berjamaah dan dilanjutkan dengan pembacaan Maulid Ad Du’ba oleh Jam’ul Majaalis.

Ketua IMIMUT Mansur UI dalam penyampaiannya jika dalam kegiatan Dzikir dan Tabliq Akbar, dirinya berterimakasih kepada kaum muslimin dan muslimah yang hadir dalam kegiatan tersebut, terlebih bagi mereka yang membantu jalannya kegiatan hingga terlaksana dengan baik.

“Mudah-mudahan Allah mencatat amal baik bapa dan ibu, kiranya mendapat rezeki dari Allah. Panitia sudah berupaya dan bekerja keras menopang lancarnya kegiatan ini, sehingga dengan adanya giat ini kita terus menjalin kekeluargaan antar umat beragama untuk satu tujuan yakni NKRI,” ucap Mansur.

Baca juga:  Menkes Serahkan Insentif bagi Dokter Residen, Gubernur Olly: Bersyukur, Keluhan Sulut Selalu Diperhatikan Pusat

Ketua MUI Sulut KH Abdul Wahab Abdul Gofur sangat mengapresiasi kegiatan Dzikir dan Tabliq Akbar yang dilaksanakan IMIMUT. Menurutnya, kaum muslimin yang ada di Minut sangat haus akan dzikir-dzikir seperti sehingga dimanapun diadakan muslimin Minut kerap hadir berbondong-bondong.

“Mengapa demikian, karena kegiatan ini sangat memperkuat persaudaraan islam yang ada di Sulut. Terlebih saat ini kita akan menghadapi pesta demokrasi, dimana saya berharap umat muslim turut menjaga jangan sampai kita bercerai berai, apalagi hanya karena beda dukungan sehingga tali persaudaraan kita terpecah. Ingat selalu kita adalah anak bangsa yang memiliki hak yang sama tanpa ada yang dianaktirikan,” tutur Abdul Gofur.

Sementara itu Gubernur Sulut Olly Dondokambey yang yang turut hadir mengatakan, pemerintah sangat mendukung penuh kegiatan seperti ini, karena tanpa ibadah kita bisa terperangkap dalam kejahatan besar. Untuk itu, marilah kita jaga bersama-sama persatuan yang ada di Minut khususnya Sulut, soalnya daerah kita menjadi perhatian daerah lain karena mempunyai toleransi beragama yang sangat tinggi.

Baca juga:  Polres Minahasa Bagi-bagi Takjil Gratis di Bulan Ramadhan

“Itu bukan sekedar ucapan atau penghargaan saja, tapi negara-negara tetangga kita sangat mengakui hal itu. Ini merupakan modal yang sangat besar bagi kita untuk terus merajut kebersamaan. Mari buktikan slogan torang semua ciptaan Tuhan dapat mewujudkan persatuan, sehingga Sulut betul-betul kedepannya semakin hebat dan jaya,” tutup Dondokambey.

Sebelum kegiatan ditutup, Dzikir dan doa dipanjatkan untuk bangsa ini. turut hadir dalam kegiatan Al Habib Ubaidillah Al Habsyi dari Surabaya, Ustadz Yaber Bachmid LC (Manado), Ustadz Rizal Kasim SIP MSi (Manado), KH Ismet Djeilani Minut, Ustadz Mahmud Kasim SAG (Bitung), Ketua Dekab Minut Berty Kapojos, perwakilan Polres Minut, perwakilan Pemkab Minut, Staf Ahli H Husein Tuahuns, tokoh agama, tokoh masyarakat, Kodim Bitung 1310, Denzipur, PHBI Minut, MUI Minut dan semua majelis Dzikir.(rus)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional