Menu

Diduga Konsumsi Sabu, Andi Arief Ditangkap di Kamar Hotel

  Dibaca : 346 kali
Diduga Konsumsi Sabu, Andi Arief Ditangkap di Kamar Hotel
Andi Arief (istimewa)

indoBRITA, Jakarta – Politisi Partai Demokrat Andi Arief ditangkap polisi lantaran terjerat kasus narkoba, Minggu (3/3/2019). Pria asal Lampung itu terciduk di kamar Hotel Peninsula, Jakarta Barat.

Ia tak sendirian saat ditangkap, ada seorang wanita yang turut diamankan. Namun, polisi membantah informasi yang menyebut Andi Arief ditangkap bersama seorang wanita.

Saat ditanggap, Wasekjen DPP Partai Demokrat itu diduga baru menggunakan sabu sesaat sebelum penggerebekan. Sabu beserta bong pun dibuang di kloset sehingga membuat polisi meminta bantuan bantuan pihak hotel untuk mengambil bong. Sehingga, kloset tersebut terpaksa dicabut dari posisinya untuk mencari barang bukti.

Ia pun sempat menolak melakukan tes urine. Kepala Divisi Humas Mabes Polri, Inspektur Jenderal M Iqbal mengungkapkan, Andi Arief berstatus terperiksa.

Baca juga:  Pengamat Politik: Pasca Setnov Ditetapkan Sebagai Terangka, Tak Pengaruhi Pilkada di Sulut

Iqbal mengatakan, aparat kepolisian memiliki waktu 3 x 24 jam untuk menentukan status Andi Arief.

“Ya kan kita ada mekanisme, ada lex spesialis, di dalam proses penegakan hukum di narkoba ini. 3 x 24 jam,” ungkap Iqbal usai jumpa pers di Mabes Polri, Jakarta seperti dilansir dari Tribunnews, Senin (4/3/2019) sore.

Sejumlah pihak pun berkomentar dan memberikan tanggapan terkait penangkapan Andi Arief, termasuk Demokrat yang langsung menggelar rapat. Salah satu yang menyampaikan pendapatnya adalah mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD yang kerap diserang Andi Arief. Lewat cuitan, Mahfud MD menulis, Andi Arief menyerang dirinya setiap hari dengan hal-hal yang melawan akal sehat.

Hal ini terjadi setelah Mahfud MD bilang, cuitan Andi Arief terkait tujuh kontainer surat suara Pemilu 2019 yang telah dicoblos, adalah hoax.

Baca juga:  Dibantu Anjing Pelacak K-9, Korban Tanah Longsor Berhasil Ditemukan 

Sejak saat itu, pria asal Sampang, Madura itu tak lagi menanggapi Andi Arief. Namun begitu, Mahfud MD tetap memberikan komentarnya serta ditambahkan pesan agar generasi milenial tak dekat-dekat dengan narkoba.

“Sejak sy bilang, berita 7 kontainer surat suara itu hoax AA tiap hr nyerang sy dgn hal2 yg melawan akal sehat.”

“Maka sy tak nanggapi lg AA tp sy menjawab dgn pesan kpd anak2 milenial agar tak main2 narkoba krn narkoba itu merusak akal. Tuips, tolong recall & repost cuitan sy itu,” cuit Mahfud MD. (sumber tribunnews/adm)

 

 

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional