Karouw Wakili Walikota Eman Hadiri Serah Terima Kepala Perwakilan BI Sulut

  • Whatsapp

indoBRITA, Tomohon – Walikota Tomohon Jimmy F Eman SE Ak diwakili Asisten Perekonomian Sekda Kota Tomohon Ir Djoike Karouw MSi menghadiri serah terima jabatan Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) bertempat di kantor Perkawakilan BI Prov Sulut, Jumat (8/3/2019).

Untuk diketahui, pejabat lama BI Prov Sulut yaitu Soekowardojo diserahkan kepada Pejabat yang baru Arbonas Hutabarat.

Gubernur Provinsi Sulut, Olly Dondokambey SE saat menghadiri serah terima tersebut menyampaikan sinergi yang telah terjalin antara Pemerintah Daerah, BI, OJK, Perbankan, dan otoritas terkait lainnya telah mendorong terciptanya stabilitas perekonomian yang terjaga, khususnya di Provinsi Sulut.

“Pertumbuhan ekonomi Provinsi Sulut tahun 2018 mencapai angka 6,01%, di atas pertumbuhan nasional, terutama didorong oleh peningkatan kinerja sektor transportasi dan perdagangan, seiring dengan meningkatnya sektor pariwisata,” urainya sembari menjelaskan pembangunan infrastruktur telah menjadikan lapangan usaha konstruksi sebagai salah satu faktor penyumbang pertumbuhan ekonomi.

Baca juga:  Bukan Hanya Pengamanan, Polda Sulut juga Siap Atraksi di TIFF 2017

Lanjut kata Olly, pertumbuhan pada beberapa sektor ekonomi tersebut telah mendorong kualitas pertumbuhan ekonomi Sulut cenderung meningkat, dengan angka kemiskinan dan rasio gini berada di bawah nasional, serta indeks pembangunan manusia berada di atas nasional.

“Dari sektor pariwisata, jumlah kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegara meningkat di atas target, terutama pertumbuhan wisatawan mancanegara yang tumbuh rata-rata 86% selama tiga tahun terakhir,” ungkap orang nomor satu di Sulut itu.

Olly juga menuturkan, dalam upaya pengendalian inflasi, khususnya di Provinsi Sulut, BI mengembangkan klaster ketahanan pangan, antara lain klaster Bawang Merah dan Tomat Sayur di Minahasa, klaster cabe di Kepulauan Sangihe, Sitaro dan Minahasa, serta klaster Pertanian Terpadu di Bolaang-Mongondow. BI juga melaksanakan program pengembangan potensi ekonomi daerah berupa klaster Kopi dan Nanas di Kotamobagu. Dalam upaya mendorong investasi di Provinsi Sulut, BI bersama dengan Dinas dan Instansi terkait melakukan inisiasi pengembangan Regional Investor Relation Unit (RIRU).

Baca juga:  Ini Kata Sekot Lolowang Soal Indikator Kerja Utama

Ke depan, BI akan senantiasa mengoptimalkan peran tugasnya guna menata sekaligus memperkuat peran kantor Bank Indonesia di daerah dengan memperhatikan perkembangan, tantangan, dan potensi ekonomi di wilayah setempat.

Selanjutnya mantan kepala BI Prov Sulut mengatakan banyak kerjasama dan hal menarik yang dijumpai ketika melaksanakan tugas di Sulut begitupun dengan tantangan yang harus dihadapi.
“Kepala BI yang baru tentu, akan melanjutkan kegiatan yang telah dilakukan kepala perwakilan BI sebelumnya,” pintanya.

Acara tersebut dihadiri langsung oleh Deputi Gubernur Bank Indonesia Erwin Riyanto, Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Utara Andrei Angouw SE dan jajaran Forkopimda Sulut bersama undangan lainnya. (Slf)

Pos terkait