Pelanggaran Kampanye, Rahman Ismail: PPD Ujung Tombak Pengawasan

  • Whatsapp
KOORDINATOR Divisi Pengawasan Hubungan Masyarakat dan Antar Lembaga Rahman Ismail saat memberikan materi pada Bimtek PPD Wori.(foto: ist)

IndoBRITA, Minut—Koordinator Divisi Pengawasan Hubungan Masyarakat dan Antar Lembaga Rahman Ismail SH menegaskan bahwa Pengawas Pemilu Desa (PPD) jangan sekali-kali mengganggu jalannya proses kampanye. Hal ini dikatakan Ismail disel-sela kegiatan Bimtek PPD Wori, Senin 18 Maret 2018.

Menurut Ismail, PPD sebagai ujung tombak pengawasan di setiap desa, cukup memantau setiap aktivitas kampanye oleh peserta Pemilu di wilayahnya, sambil menuangkan hasil pantauan dalam Laporan Hasil Pengawasan (LHP).

Bacaan Lainnya
Baca juga:  Bawaslu Minut Gelar Media Gathering, Pangellu: Peran Media Sangat Penting

“Peran PPD sangat vital sebagai ujung tombak pengawasan di desa, dalam proses pengawalan setiap tahapan Pemilu yang semakin dekat. Komitmen bapak ibu dalam pengawasan sangat penting dalam tugas pengawasan. Tanpa PPD, tugas pengawasan Bawaslu tidak akan berjalan dengan baik,” tutur Ismail yang diamini oleh Ketua Panwas Wori Merty Bogar, bersama anggota Imam Lamusa.

Ditambahkan Ismail, saat melakukan pengawasan, jangan sekali-kali mengganggu aktivitas kampanye yang tengah berlangsung apalagi arogan. Cukup melakukan pemeriksaan Surat Tanda Terima Pembberitahuan (STTP). Jika terdapat unsur pelanggaran, jangan memberikan teguran sebab itu bukan ranah PPD.

Baca juga:  Bawaslu Buka Aduan Pemilih yang Tidak Bisa Gunakan Hak Pilih

“Cukup buat LHP dan laporkan ke Panwas Kecamatan. Jika terdapat unsur pelanggaran, selanjutnya akan dikaji oleh Bawaslu Kabupaten,” tutup Ismail saat memberikan materi.(rus)

Pos terkait