Sangihe Darurat Rabies

  • Whatsapp
Kepala Dinas Kesehatan Yopy Thungari
indoBRITA, Sangihe – Masuki bulan ke – 3 tahun 2019 sebanyak 5 orang sudah terdata meninggal akibat rabies dan jumlah yang di gigit anjing gila capai 125 orang, sementara Faksin Anti Rabies (FAR) di Dinas Kesehatan kosong stok.
Hal ini dibenarkan Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan Jopy Thungari saat diwawancara di ruang kerjanya, Jumat (15/3/19).
“Bulan Januari hingga Maret sudah ada 5 kasus kematian dan untuk ketersediaan FAR di Dinas sendiri sudah habis karena stok yang tersedia hanya untuk 100 pasien dan itu biasanya untuk pemakaian 6 bulan,” ungkap Thungari
Lanjutnya, kasus kematian juga tiap tahunya terus meningkat.
“Tahun 2017 2 kasus, 2018 3 kasus dan 2019 baru masuk 3 bulan sudah ada 5 kasus kematian, untuk itu dinas akan mengeluarkan SK Darurat Rabies dari dinas dan kedepanya akan berkoordinasi dengan Bupati agar bisa mengeluarkan SK Bupati sehingga Faksin Anti Rabies bisa langsung dari kementrian,” bebernya.
Kepala Dinas Pertanian M Lumeling saat dikonfirmasi melalui Sekretaris Godfried F Pella mengatakan faksinasi untuk ternak sementara dilakukan.
“Kegiatan faksinasi pencegahan dan pengendalian ini tiap tahun tetap dilakukan tiap 6 bulan ternak ini mendapat faksinasi, dan sekarang sementara berjalan dibeberapa kecamatan,” jelas Pella sambil berharap agar masyarakat dapat bekerja sama dengan Pemerintah agar bersedia ternak mereka difaksin. (nty)
Baca juga:  Tipidter Polda Sulut Bongkar Praktik Perdagangan Satwa Dilindungi

Pos terkait