Menu

SLN 2019, Banyak Informasi yang Perlu Dipahami oleh Nelayan Sebelum Melaut

  Dibaca : 239 kali
SLN 2019, Banyak Informasi yang Perlu Dipahami oleh Nelayan Sebelum Melaut
SEKDA Minut Jimmy Kuhu saat bertukar cendramata dengan Sekretaris Utama BMKG Untung Merdijanto.(foto: ist)

indoBRITA, Minut—Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Metereologi Kelas II Maritim Bitung, Senin 18 Maret 2019, menggelar kegiatan Sekolah Lapang Nelayan (SLN) 2019 di Minut dengan mengangkat tema “Torang Tau Cuaca Torang Selamat di Lao”.

Bupati Minut Vonnie Panambunan yang diwakilkan Sekda Minut Ir Jimmy Kuhu mengatakan, sangat berterimakasih dengan kegiatan SLN yang digelar di Kabupaten Minut. Posisi Kabupaten Minut sebagain warganya adalah masyarakat nelayan, sehingga apa-apa tentang SLN patut diketahui.

“Bupati sangat mendukung kegiatan ini. Pasalnya, sangat menyentuh masyarakat khususnya nelayan demi meningkatkan pemahaman dan pengetahuan nelayan terhadap informasi cuaca. Diharapkan nantinya pengetahuan itu bisa mendukung kegiatan sektor perikanan dan kelautan,” tutur Kuhu.

Sementara itu, Sekretaris Utama BMKG Drs Untung Merdijanto MSi menjelaskan, prinsip yang senantiasa didengungkan dari SLN tidak lain perhatikan cuaca sebelum melaut. SLN terdiri dari tiga tahap yakni tahap pertama metode pengajaran ditujukan kepada dinas penyuluh perikanan melibatkan akademisi dan operator komunikasi. Kedua, metode pengajaran ditujukan bagi penyuluh perikanan, kelompok nelayan atau petambak, dan nelayan remaja. Tahap ketiga, jadi tindak lanjut SLM tahap dua dan pesertanya yang memiliki rutinitas dan lokasi melaut, budidaya dan bertambak.

Baca juga:  Bupati Minut Vonnie Panambunan Keluarkan Nota Dinas Bagi 12 Pejabat

“Kondisi iklim dan cuaca yang sangat beragam beberapa tahun terakhir ini, dan itu merupakan tantangan pengelolaan di berbagai sektor. Hal ini tentu mendapat perhatian dari berbagai kalangan tentang potensi terganggunya ketahanan pangan, termasuk sektor pertanian. SLN mampu memberi informasi apa saja yang perlu diketahui masyaralat, terutama nelayan. Karena bisa saja informasi BMKG yang dengan angka, warna, gambar, belum tentu nelayan itu bisa paham, perlu ada usaha bersama memberikan pemahaman maksud informasi itu apa,” terang Merdijanto.

Hadir dalam kegiatan Plt Kepala Balai Besar BMKG Wilayah IV Makassar Joharman SH, Kepala DKP Minut Ir Sadrak Tairas MSi, Kepala Bidang Informasi Meteorologi Maritim BMKG Eko Prasetyo MT, Koordinator BMKG Pemprov Sulut Abraham Mustamu Ssi MM, Kepala Stasiun Meteorologi Samrat Manado Tri Tjahjo Prajogo Skom, Kepala Stasiun Klimatologi Minut Johan Haurissa Ssos MSi, Kepala Satsiun Meteorologi Naha Tahuna Sujatno, dan seluruh pejabat eseelon IV di lingkungan BMKG Pusat dan daerah Sulut.(rus)

Baca juga:  Beda Dengan Yang Lain, “Duet” MYF dan MRSF Dihadiri 6000 Peserta
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional