Menu

Sandiaga Mau Beli Saham Indosat, Ini Kata Erick Thohir

  Dibaca : 178 kali
Sandiaga Mau Beli Saham Indosat, Ini Kata Erick Thohir

indoBRITA, Jakarta-Calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno berniat untuk membeli kembali saham Indosat dari Qatar Telecom, pemilik grup Ooredoo. Sandi ingin membeli itu kalau menang bersama Prabowo Subianto di pemilihan presiden 17 April 2019.

Rencana Sandia untuk membeli kembali saham Indosat langsung direspon Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf Amin. Ketua TKN, Erick Thohir menilai pernyataan Sandia itu sebagai rencana yang terlalu dini.

“Saya rasa sesuatu yang inilah, maksudnya terlalu awal untuk dibicarakan. Orang pemilihan 17 April belum selesai,” ujarnya di Hotel Borobudur, Jakarta seperti dilansir dari kompas.com,  Jumat (22/3/2019).

Erick beranggapan begitu karena tim sukses Prabowo-Sandiaga mengatakan rencana pembelian saham Indosat itu bisa dilakukan dengan uang dari APBN. Pengusaha sukses ini menyebut tak semudah menggunakan uang negara untuk membeli saham Indosat.

“Gini lho, dana APBN itu ada prosedurnya. Dana APBN harus ada keputusan-keputusan, tidak bisa langsung dengan dana APBN saya mau beli Indosat,” kata dia.

Tapi, Erick menduga kalau Sandi bisa saja membeli kembali saham Indosat dalam kapasitas Sandi sebagai pebisnis. “Kalau Pak Sandi mau buyback Indosat, ya mungkin sebagai bisa kali ya,” ucapnya.

Sebelumnya Sandi menyampaikan rencananya untuk menuntaskan rencana Presiden Jokowi membeli kembali saham Indosat dari Qatar Telecom, pemilik grup Ooredoo.

“Sebetulnya ide Pak Jokowi untuk buyback Indosat itu bagus. Ke depan, kita akan usahakan dan bicara dengan Qatar,” ujar Sandi.

Ia menyebut usaha membeli kembali saham Indosat merupakan strateginya guna mengintegrasikan data-data masyarakat di Indonesia

Strategi tersebut, lanjutnya, dinamakan strategi big push. Menurutnya, sistem integrasi e- KTP membutuhkan data-data yang kini banyak dikuasai Indosat.

“Jika Telkomsel dan Indosat dikuasai oleh pemerintah, 80 persen data masyarakat dipegang oleh kita. Saat ini mayoritas saham Indosat masih dipegang Qatar,” kata Sandi di kompas.com.

Pemerintah Indonesia saat ini hanya memiliki 14.29 persen saham Indosat, sedangkan Ooredoo mengantongi saham 65 persen. Perusahaan telekomunikasi berbasis di Qatar itu mengakuisisi saham Indosat pada 2002 lalu saat pemerintah melepas 41,9 persen saham ke Ooredoo. (kcm/adm)

 

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional