Menu

Bawaslu Minut Ajak Warga Gangga I Ikut Awasi Pemilu 2019

  Dibaca : 134 kali
Bawaslu Minut Ajak Warga Gangga I Ikut Awasi Pemilu 2019
KEGIATAN sosialisasi yang dilaksanakan Bawaslu Minut dihadapan masyarakat Desa Gangga I Kecamatan Liktim.(foto: boyz)

IndoBRITA, Minut—Semakin dekatnya perhelatan Pemilu 2019, membuat Badan pengawas pemilu (Bawaslu) Minut terus melakukan berbagai sosialisasi, terutama soal pengawasan ke masyarakat. Menurut Ketua Bawaslu Minut Simon Awuy SH, tugas Bawaslu sesuai dengan amanat Undang-Undang (UU) untuk melakukan pengawasan pada pelaksanaan Pemilu.

“Walau tugas pengawasan merupakan hak dari Bawaslu, namun kita juga sangat berharap ada kontribusi masyarakat untuk ikut melakukan pengawasan pada Pemilu nanti, terlebih soal pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan peserta Pemilu,” tutur Awuy saat membuka kegiatan Sosialisasi Pengawasan Pemilu 2019 di Desa Gangga I Kecamatan Likupang Timur, Sabtu 30 Maret 2019.

MASYARAKAT foto bersama dengan pimpinan Bawaslu Minut dan Bawaslu Sulut.(foto: boyz)

Salah satu pimpinan Bawaslu Sulut yang turut hadir dalam kegiatan itu yakni Komisioner Divisi Hukum Data dan Informasi Bawaslu Sulut Supriadi Pangellu SH mengatakan, masyarakat bisa membantu Bawaslu untuk melakukan pengawasan terkait kegiatan struktur peserta Pemilu.

Baca juga:  Penetapan APBD 2018 Molor, DAU Pemkot Bitung Terancam Dipangkas

“Silahkan masyarakat juga mengawasi dan laporkan jika menemukan peserta Pemilu yang melanggar aturan. Akan tetapi semuanya harus disertai dengan bukti yang kuat, sehingga bisa diproses. Untuk itu, saya meminta kepada semua Panwascam Minut untuk 1×24 jam nomor handpone harus aktif sehingga masyarakat bisa melaporkan aduan mereka dengan mudah,” tegas Pangellu.

Koordinator Divisi Pengawasan Hubungan Masyarakat dan Antar Lembaga Rahman Ismail SH menjelaskan, peran serta masyarakat dalam melakukan pengawasan Pemilu partisipatif itu dibutuhkan, karena Bawaslu Minut sangat komitmen dalam penindakan pelanggaran Pemilu.

“Petugas pengawas Pemilu dari tingkat kabupaten, kecamatan, dan desa itu terbatas, sehingga perlu peran masyarakat untuk ikut melakukan pengawasan membantu kami. Masyarakat harus peduli dengan situasi politik di lingkungannya dengan menyampaikan segala bentuk pelanggaran Pemilu,” terang Ismail.

Baca juga:  80 Kotak Suara Belum Masuk di PPK Girian

Sementara itu, Koordinator Divisi Penindakan Hukum dan Penyelesaian Sengketa Pemilu Rocky Ambar SH MH menuturkan, pengwasan terkuat itu ada di masyarakat, karena masyarakat bukan hanya konteks mencoblos.

“Jadilah masyarakat yang bisa menciptakan Pemilu yang damai aman dan sejahtera, sehingga lahir bibit-bibit yang kita percayakan dari para peserta Pemilu,” tutup Ambar.

Pendeta Harald William Poluan sangat berterimakasih dengan adanya sosialisasi dari Bawaslu terkait Pemilu 2019 kepada masyarakat dan jemaat di tempat ini.
“Terlebih dalam kesibukan mereka yang sempat hadir. Atas nama warga Gangga I terlebih khusus jemaat GMIM Getsemani Gangga I kami terus terang sangat senang,” ucap Poluan.(rus)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional