Diresmikannya KEK Bitung Sejalan dengan Visi Denny Tewu

  • Whatsapp

 

Manado – ML Denny Tewu, calon DPD RI 2019-2024 nomor urut 34 dapil Sulut berharap Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Bitung yang baru diresmikan Presiden Jokowi Senin (1/4) akan menjadi kemudahan bagi investor swasta maupun antar pemerintah untuk melihat potensi strategis Sulut yang terletak di bibir pacifik. Di KEK tersebut bisa dibangun berbagai kebutuhan untuk berbagai industri termasuk pergudangan dan berbagai vendor yang akan menunjang industri-industri besar yang akan tumbuh dalam rangka mengantisipasi kepadatan jalur perdagangan Internasional di Lautan Pacific.

Bacaan Lainnya
Baca juga:  Mengedarkan Obat Keras, IRT Dituntut 1,3 Tahun Penjara

“Jika terbukanya arus barang yang padat yang ditunjang dengan berbagai infrastruktur yang memadai, tentu akan terjadi peningkatan ekonomi di seluruh wilayah Sulawesi, apalagi dengan adanya dukungan rel kereta api yang akan melintas dari Manado ke Makasar dan sebaliknya,” tambah Doktor Manajemen Bisnis Akuntansi ini.

Bagi Denny Tewu, keberadaan KEK ini sejalan dengan visinya. KEK,kata dia, adalah salah satu infrastruktur besar yang harus dibangun di Sulut untuk mengantisipasi keramaian jalur Asia Pasifik, dan harus sudah dimulai dari sekarang.Semua pihak harus berpikir besar dan visioner, ini waktunya dan sudah harus dimulai.

Baca juga:  Ini Dia Tujuh Camat di Minut Yang Dirombak

Sebagai tokoh Sulut, Denny menyambut gembira berbagai infrastruktur yang diresmikan sesuai agenda yang telah ditetapkan, dan berharap wilayah-wilayah yang ada akan menikmatinya. Harapan dia juga, presiden ke depan tetap konsisten membuka jalur-jalur pembangunan dari daerah-daerah terpencil hingga ke kota.

Pengusaha, di hampir semua industri, menurut Presiden Komisaris PT Asuransi Kresna Mitra Tbk dan PT Kresna Ventura Kapital ini dapat memanfaatkan KEK tersebut mengingat Pacific merupakan jalur ramai perdagangan Internasional, maka tentu banyak kontainer-kontainer yang bisa diisi oleh barang apa pun dengan tujuan ke seluruh dunia, dan industri pariwisata pun akan terbangun dengan sendirinya. (red)

Pos terkait