Menu

Resmikan KEK Bitung, Ini Harapan Presiden Jokowi

  Dibaca : 189 kali
Resmikan KEK Bitung, Ini Harapan Presiden Jokowi
Presiden Joko Widodo meresmikan sejumlah proyek, diantaranya Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Bitung, Senin (1/4/2019) di Bandara Sam Ratulangi Manado.

indoBRITA, Manado – Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Bitung resmi beroperasi, setelah diresmikan oleh Presiden RI Joko Widodo didampingi Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey. Selain KEK Bitung, di saat yang bersamaan diresmikan pula KEK Maloy Batuta Trans Kalimantan, KEK Morotai, Rusun Mahasiswa IAIN Manado dan UKIT Tomohon. Seluruh proyek itu dilakukan peresmian di Bandara Sam Ratulangi Manado, Senin (1/4/2019) pagi.

Sejumlah proyek, diantara KEK Bitung diresmikan Presiden Joko Widodo, Senin (1/4/2019) di Bandara Sam Ratulangi Manado.

Dalam sambutannya, Jokowi menerangkan bahwa dengan diresmikannya KEK akan diikuti dengan masuknya investasi pabrik pengolahan bahan jadi.
“Investor baru bermunculan, lapangan pekerjaan baru bertambah. Kalau tadinya kita mengirimkan bahan mentah, dengan adanya KEK kita ekspor bahan jadi hasil olahan bahan mentah tersebut,” kata Jokowi.

Presiden Joko Widodo menyempatkan diri melihat langsung proyek Jalan Tol Manado-Bitung. Pembangunan Tol ini akan dipercepat agar menunjang KEK Bitung.

Terkait KEK Bitung, Jokowi mengatakan, pemerintah akan mempercepat pembangunan infrastruktur Jalan Tol Manado-Bitung untuk menunjang KEK sehingga mampu bersaing dengan negara lain.
“Jalan Tol Manado-Bitung ternyata sudah rampung 80 persen. Saya minta untuk bisa dioperasikan di bulan Oktober ini,” beber Jokowi.

Presiden Joko Widodo dan Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey berjabat tangan, usai peresmian sejumlah proyek.

Lebih jauh, Jokowi memuji pesatnya pembangunan Sulut. Menurut dia, pada kunjungan kerjanya kali ini, aktivitas perekonomian Sulut lebih baik dari sebelumnya.
“Saya lihat jalan-jalan lebih lebar. Pada malam hari juga kegiatan ekonomi tetap ramai,” imbuh Jokowi.
Untuk diketahui, KEK Bitung memiliki kegiatan utama industri pengolahan kelapa, industri pengolahan perikanan, industri farmasi, dan logistik. Dibangun di area seluas 534 hektar. KEK Bitung ditargetkan mampu menarik investasi sebesar Rp35,2 triliun dan mampu menyerap hingga 34.710 tenaga kerja. KEK Bitung diproyeksikan memberikan efek terhadap perekonomian nasional dengan peningkatan output sebesar Rp92,1 triliun pada 2025.
KEK Bitung telah mendatangkan beberapa investor dengan total komitmen investasi sebesar Rp3,8 triliun. Salah satunya adalah Futai Indonesia yang bergerak di bidang industri pengolahan kertas daur ulang dengan komitmen investasi sebesar Rp2,8 triliun.
Proyek Strategis Nasional (PSN) yang mendukung keberlangsungan KEK Bitung diantaranya adalah Pelabuhan Hub Internasional Bitung dan Jalan Tol Manado-Bitung.
Pada Pelabuhan Hub Internasional Bitung, telah dibangun Terminal Petikemas Bitung dengan kapasitas 500.000 Teus/tahun. Sementara itu, Jalan Tol Manado-Bitung sedang dalam proses pembangunan dan ditargetkan dapat beroperasi di bulan Oktober 2019. Jalan Tol yang dibangun sepanjang 39,9 kilometerdengan jumlah 2 lajur 2 arah (lebar lajur 3,6 m) ini berkapasitas 14.000 kendaraan per hari.

Peresmian KEK Bitung dan sejumlah proyek nasional ikut disaksikan Ibu Negara Iriana Joko Widodo dan Ketua TP PKK Sulut Rita Maya Dondokambey-Tamuntuan.

Peresmian tersebut turut dihadiri Ibu Negara Iriana Joko Widodo, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution, jajaran Forkopimda, Ketua TP PKK Sulut Rita Maya Dondokambey-Tamuntuan, Wakil Gubernur Steven Kandouw, Sekdaprov Edwin Silangen, Walikota Bitung Max Lomban, perwakilan Pemda Sulawesi Tengah, Maluku Utara dan Kalimantan Timur.(advetorial/humaspemprovsulut)

Baca juga:  Orang Papua tak Perlu Khawatir Berada di Sulut, Wagub Kandouw: Anggap Kampung Sendiri
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional