Walikota Tomohon Sebut Rakorev EPRA di Siklus Pembangunan

  • Whatsapp
Pelaksanaan Rakorev EPRA (foto:ist)

indoBRITA, Tomohon – Rapat Koordinasi Evaluasi (Rakorev) dan Pengawasan Realisasi Anggaran (EPRA) Belanja Daerah Periode Bulan Januari s/d Maret 2019 Pemkot Tomohon berlangsung di Rumah Dinas Walikota, Senin (29/4/2019).

Saat membuka kegiatan, Walikota Tomohon saat membuka kegiatan mengatakan Rakorev EPRA sangat penting sebagai upaya untuk menjawab tantangan serta kebutuhan dalam menjalankan siklus pembangunan di daerah.

Bacaan Lainnya

“Melalui pelaksanaan rapat ini, dapat mengukur sejauh mana realisasi anggaran belanja oleh Perangkat Daerah,” terang Eman sembari mengatakan kepada seluruh Perangkat Daerah, Kepala Bagian, serta para Lurah diharapkan untuk dapat memperhatikan pelaksanaan kegiatan di masing-masing Perangkat Daerah, terutama pada kegiatan-kegiatan dengan pagu anggaran besar yang dapat berdampak signifikan dan realisasi anggaran.

Baca juga:  PWRI Kelurahan se-Kota Tomohon Dilantik, Lolowang: Berbuat Yang Bermakna Bagi Masyarakat

“Semoga dengan penyertaan Tuhan, kita akan tetap memberikan bhakti terbaik kepada masyarakat serta meningkatkan kinerja kita untuk kemajuan dan kesejahteraan Kota Tomohon,” pungkasnya

Sekretaris Daerah Kota Tomohon Ir Harold Lolowang MSc disamping itu juga menambahkan bahwa untuk Perangkat Daerah yang masih dalam zona merah dalam hal realisasi anggaran, dimintakan kedepan untuk dapat melakukan yang terbaik kaitan dengan hal tersebut.

Sementara, Ketua Tim Evaluasi dan Pengawasan Realisasi Anggaran (TEPRA) Kota Tomohon yang juga Kaban Keuangan Daerah Drs Gerardus Mogi menjelaskan percepatan penyerapan anggaran menjadi salah satu fokus pemerintah untuk peningkatan pertumbuhan ekonomi dan mewujudkan pemerintahan yang baik, dimana diantaranya ada pelaksanaan pemerintahan yang lebih berdaya guna, berhasil guna, bersih dan bertanggungjawab.

Baca juga:  Walikota Tomohon Ikut Rapat Pemegang Saham Tahunan Bank SulutGo

“TEPRA diharapkan menjadi alat guna mempercepat penyerapan anggaran, dan memastikan APBD tepat sasaran sesuai dengan perencanaan yang tertuang dalam dokumen perencanaan pembangunan daerah, selain itu dapat meminimalisir masalah dan hambatan yang menghambat penyerapan anggaran di pemerintah daerah,” pinta dia.

Hadir dalam rapat, Asisten Perekonomian Ir Djoike Karouw MSi, para kepala Perangkat Daerah, termasuk para Camat, Kepala Bagian serta para Lurah. (Slf)

Pos terkait