Menu

Habisi Nyawa ABK Kapal, Dua Pemuda Aertembaga Diringkus Polisi

  Dibaca : 524 kali
Habisi Nyawa ABK Kapal, Dua Pemuda Aertembaga Diringkus Polisi
Dua tersangka kasus pembunuhan di Kelurahan Winenet yang diamankan di Mapolres Bitung.(foto : Ist)

indoBRITA, Bitung- NT alis Karbit (20) warga Lingkungan IV Kelurahan Aertembaga Dua dan GL alias Boci (18) warga Lingkungan II Kelurahan Aertembaga Kecamatan Aertembaga diringkus oleh tim gabungan Polres dan Polsek Aertembaga karena menjadi tersangka pembunuhan atas  Andreas Rivaldi  Rimper (23) warga Lingkungan III Kelurahan Winenet Satu Kecamatan Aertembaga, Selasa (7/5/19).

Kapolres Bitung AKBP Stefanus Tamuntuan melalui Kasubag Humas Polres AKP Idris Musa yang dikonfirmasi mengatakan, dua tersangka ini diamankan saat bersembunyi di salah satu rumah di Lingkungan IV Kelurahan Wangurer Utara.

Dua orang pelaku yang diketahui juga merupakan ABK kapal ikan ini dijerat dengan pasal berlapis masing-masing  Pasal 170 ayat (2) ke-3e KUHP dan atau pasal 338 KUHP subs pasal 354 ayat (2) KUHP subs pasal 351 ayat (3) KUHP.

Kronologis tewasnya ABK kapal ikan ini menurut Kasubag Humas Polres Bitung berawal saat korban pada pukul 02.15 wita, bertemu dengan kerabatnya di Kelurahan Winenet dua lingkungan II dan mengantar korban untuk pulang ke rumah di kompleks belakang gereja GMIM Lembah Kanaan Winenet Satu menggunakan sepeda motor.

setiba di TKP korban turun dari sepeda motor dan hendak masuk ke lorong kompleks rumah korban dan saksi selanjutnya bermaksud kembali ke rumah tiba-tiba bertemu  dengan terduga sebagai pelaku bersama dengan salah seorang yang belum diketahui.

“Tidak berselang lama saksi mendengar keributan antara korban dan pelaku (jaraknya kurang lebih 20 meter) melihat kejadian tersebut saksi langsung mendatangi TKP dan kedua pelaku sudah melarikan diri dengan sepeda motor jenis motor matic warna merah ke arah pusat kota,” sebut Musa.

Saksi selanjutnya menemukan korban tergeletak di dalam got dan saksi berupaya untuk mengangkatnya dan membawa korban ke RS Wahyu Slamet TNI AL Bitung untuk mendapatkan perawatan medis namun setibanya di RS kondisi korban tidak terselamatkan dan korban pada pukul 03.05 wita dinyatakan Meninggal Dunia.

“Hasil pemeriksaan luar tim medis diperoleh bahwa pada tubuh korban ditemukan bekas penganiayaan dengan menggunakan senjata tajam berupa tikaman sebanyak 9 tikaman masing masing  1 tikaman pada dada kiri, 3 tikaman pada punggung sebelah kiri,  1 tikaman pada pinggang kanan, 2 tikaman pada kaki kiri, 1 luka iris pada pelipis mata kiri dan 1 tikaman pada tangan kiri,” bebernya.

Dari hasil interogasi Polisi terhadap dua orang pelaku, mereka mengaku salah paham dan pisau yang digunakan hanya satu pisau dipakai bergantian menikam korban hingga terjatuh ke got.(yet)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional