Polres Minahasa Gelar Rekonstruksi Kasus Pembunuhan di Pantai Kombi, 58 Adegan Diperagakan

  • Whatsapp
Rekontruksi Kasus Pembunuhan di Pantai Kombi. (Foto: Haris)

indoBRITA, Minahasa- Polres Minahasa melalui satuan reskrim beberapa waktu lalu berhasil meringkus 2 orang tersangka dalam kasus tindak pidana pembunuhan di Kecamatan kombi yang akhirnya sesosok mayat ditemukan di pantai kora kora Kecamatan Lembean Timur.

Rekonstruksi Yang Diperagakan di Mapolres Minahasa (Foto: Haris)

Pada hari Rabu ( 8/5/2019) pukul 10:00 Wita, Polres Minahasa yang dipimpin Kasat Reskrim AKP.Fadli SIK, melaksanakan giat rekonstruksi dugaan tindak pidana pembunuhan berencana dengan menghilangkan nyawa orang lain yang diduga dilakukan oleh lelaki ST (septhyano tular) AM (aldrianus mangetek) terhadap korban SS (Santo sumampouw) dimana giat rekon tersebut dilakukan oleh unit jatanras dan Tim Buser.

Dalam rekonsruksi tersebut dilaksanakan di 3 tempat berbeda yakni di halaman Polres Minahasa, Alfamart Kampung jawa dan di pantai Kombi Desa Kombi.

Rekon tersebut di peragakan sebanyak 58 adegan dan dalam adegan ke 46 terungkap fakta baru setelah Tsk (ST) menikam korban sebanyak 13x dibagian dada kiri korban, dimana Tsk (ST) juga memotong kulit bagian alat kelamin korban dan disimpannya dalam bungkusan tima rokok miliknya kemudian disimpan kembali dalam celana yang Tsk (ST) gunakan.

Baca juga:  Tim Resmob Polda Sulut Ciduk Pelaku Kasus Cabul

Giat rekon tersebut dihadiri oleh 3 orang JPU dari Kejaksaan Negeri Minahasa, para saksi yang terlibat secara langsung maupun tidak langsung, penasehat hukum dan keluarga serta kerabat korban.

Kapolres Minahasa AKBP Deny Situmorang SIK, melalui Kasat Reskrim AKP M. Fadly SIK mengatakan, “Berdasarkan laporan Polisi (LP) nomor 127/III/2019/SULUT/resmin tgl 25 maret 2019 kronologis kejadian pada awalnya tanggal 13 maret 2019 Tsk (ST) pergi membeli pisau di Multi mart Tomohon kemudian dengan menggunakan mobil yang disewanya pada tanggal 12 maret 2019 Tsk ST mengajak Tsk AM untuk pergi menjemput korban pergi ke pantai, setelah menjemput korban kedua Tsk bersama korban pergi ke Kampung Jawa Tondano membeli komix, setelah itu langsung pergi ke pantai kombi.

Baca juga:  Menteri KKP dan Gubernur Sulut Saksikan Atraksi Senam Balok Kru Kapal Pengawas di Bitung

Kemudian dalam perjalanan Tsk dan korban terjadi adu mulut, pada saat tiba di lokasi TKP pantai Kombi Tsk ST menyuruh Tsk AM berfoto bersama korban. Secara tiba tiba Tsk ST langsung menikam korban sebanyak 2x sedangkan Tsk AM masih memagang tangan kanan korban dengan menggunkan tangan kirinya dan pada saat Tsk ST melepaskan pegangannya korban langsung terjatuh. Tsk ST dengan cara duduk di atas kelamin korban langsung menikam bagian dada kiri korban sebanyak 11 kali, selanjutnya Tsk ST mengambil Hp korban dan melucurkan celana korban serta memotong kulit alat kelamin korban, setelah itu kedua orang Tsk menarik korban dan dihanyutkan di pantai” beber Fadly.

Setelah dilakukan pengejaran berdasarkan Laporan dan keterangan saksi Tim Buser yang dipimpin Kanit Aiptu Rony Wentuk akhirnya berhasil meringkus para tersangka untuk mempertanggung jawabkan perbuatan keji mereka sesuai Undang undang berlaku” tegas Fadly.(Har)

Pos terkait