Satreskrim Polres Bitung Gelar Reka Ulang Kasus Pembunuhan di Kusu-kusu

  • Whatsapp
reka ulang adegan pembunuhan di kompleks Kusu-kusu di Polres Bitung.(foto : Yefta)

indoBRITA, Bitung- Kasus pembunuhan yang menyebabkan tewasnya Marco Owen Sibi (18) warga Kelurahan Madidir Unet Kecamatan Madidir di Kelurahan Bitung Barat Satu kompleks Kusu-kusu pada Minggu (28/4/19) yang lalu, oleh penyidik dari Satreskrim Polres Bitung kemudian melakukan reka ulang adegan pembunuhan tersebut di lapangan Satuan Sabhara Polres Bitung, Jumat (10/5/1).

Dalam reka ulang adegan pembunuhan tersebut, pihak penyidik menghadirkan dua orang tersangka masing-masing CM alias Chris (16) warga Kelurahan Aertembaga Dua Kecamatan Aertembaga dan rekannya BBC alias Bran (22) Warga Kelurahan Winenet Dua Kecamatan Aertembaga.

Bacaan Lainnya
Baca juga:  Sakit Hati dan Curhat Berlebihan di Medsos Soal Tilang, Dua Pemuda Diamankan Resmob Polres Bitung

Sepuluh adegan reka ulang yang diperagakan dimulai dari dua orang tersangka ini meneggak minuman beralkohol (Minol) di pesta pernikahan.

Terungkap juga bahwa dalam kasus tersebut, salah satu korban yakni Juan terlibat cekcok mulut dengan Bran yang berujung pada keduanya bergulingan sambil berusaha merebut pisau milik Juan dan Bran berhasil merampas pisau kemudian menikam Juan.

Korban yang melihat kejadian tersebut diketahui berusaha mengejar salah satu rekan dari Bran dan tidak disangka, dari arah depan, tersangka Chris sudah menantinya.

Diungkapkan dalam adegan tersebut, korban Owen berusaha mengusir dengan cara menendang salah satu rekan Bran namun sialnya dirinya terjatuh dan saat berusaha berdiri, korban Owen kemudian ditikam dari belakang oleh tersangka.

“Saya tikamnya dua kali komandan,” ujar Chris sembari memperagakan cara menikam.

Usai menikam, tersangka kemudian kabur ke Winenet sebelumnya menyerahkan dahulu pisau miliknya yang dipakai menikam pada seorang teman kemudian memberi tahu rekannya yang lain bahwa dirinya sudah menikam seseorang di Kusu-kusu.

Baca juga:  PDI Perjuangan Kota Manado Ikut Verifikasi Faktual KPU

Reka ulang adegan ini juga disaksikan oleh ibu Owen dan beberapa kerabatnya yang menyaksikan dengan mata sembab menangis.

Salah satu penyidik yang dikonfirmasi menjelaskan, kasus tersangka Chris dan tersangka Bran ini terpisah, karena kasusnya berbeda apalagi Chris masih dibawah umur.

“Jadi Chris kasusnya dipisah, sementara Bran ini juga terpisah, kita juga akan mengembangkan kasus ini dan bisa saja Juan yang menjadi korban penikaman bisa kita jadikan tersangka karena pisau itu miliknya, jadi sekali lagi kasusnya dipisah, pisau yang dipakai menikam korban Owen dan korban Juan itu berbeda, jadi ada dua pisau sebagai barang bukti,” sebut penyidik.(yet)

Pos terkait