Menu

Hormati Putusan KPU, Para Tokoh Agama di Minahasa Tolak Aksi “People Power”

  Dibaca : 153 kali
Hormati Putusan KPU, Para Tokoh Agama di Minahasa Tolak Aksi “People Power”
Para Tokoh Agama di Minahasa (Foto: Ist)

indoBRITA, Minahasa- Menjelang diumumkannya hasil rekapitulasi perhitungan suara pemilihan umum tahun 2019 oleh KPU RI pada 22 Mei mendatang, Sejumlah tokoh agama serta pemuka agama di Kabupaten Minahasa secara tegas menolak aksi “People Power” tersebut.

Dengan adanya isu gerakan aksi tersebut, berbagai Ormas serta para tokoh agama yang ada diminahasa secara tegas mengatakan menolak aksi “People Power” sebab dinilai sangat meresahkan masyarakat.

Menurut Ketua MUI Kabupaten Minahasa Suyitno Kangiden MSi, pada Senin (13/5/2019) mengatakan bahwa aksi tersebut merupakan tindakan kurang tepat, sebab para penyelenggara Pemilu telah melaksanakan kewajiban mereka dengan baik, maka dari itu mari kita masyarakat minahasa menyerahkan semua hasil perhitungan suara kepada yang berwenang yaitu Komisi Pemilihan Umum (KPU), ungkapnya.

Baca juga:  Sangihe Raih Juara ll BKN award Tahun 2019

Diwaktu terpisah, Wakil Ketua Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Minahasa Abdul Haris Tumbol dalam pertemuan dengan sejumlah awak media mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Minahasa untuk tetap saling menjaga ketertiban dan kenyamanan, terlebih pada bulan suci Ramadhan yang penuh berkah ini, dan kita sebagai masyarakat percayakan kepada pihak KPU dalam memutuskan hasil pesta demokrasi 17 april 2019 yang jujur dan adil. Disisi lain pihak TNI dan Polri telah bekerja keras mengambil peran penting dalam menjaga serta mengawal keamanan dalam rangka Pemilu 2019.

Baca juga:  Seludupan 2.9050 Miras Berhasil di Gagalkan TNI-AL

Imbauan senada juga disampaikan pendeta Marthen Mangare Sth, bahwa people power ini berpotensi merusak persatuan dan kesatuan bangsa dan marilah kita bersama sama menjaga keamanan bersama serta menghormati putusan KPU. Untuk itu kita jangan terpancing terhadap ajakan yang bisa mengancam keutuhan NKRI” ujar Mangare.(Har)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional