Menu

OD-SK Sukseskan Lebaran, Dishub Sulut Monitoring Terminal Malalayang dan Pelabuhan Manado

  Dibaca : 491 kali
OD-SK Sukseskan Lebaran, Dishub Sulut Monitoring Terminal Malalayang dan Pelabuhan Manado
Dishub Sulut saat monitoring di Pelabuhan Manado.
IndoBRITA, Manado – Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) terus mengecek kesiapan armada, baik yang ada di darat, laut maupun udara. Jumat (31/5/2019) dipimpin langsung Kepala Dishub Sulut Lynda Watania, melakukan monitoring di Terminal Malalayang dan Pelabuhan Manado.
Memasuki H-5 Lebaran kegiatan Angkutan Lebaran di Provinsi Sulawesi Utara, bapak gubernur, wakil gubernur dan sekretaris provinsi menugaskan kami untuk melakukan monitoring di beberapa lokasi tempat terjadi lonjakan penumpang,” ungkap Watania kepada wartawan.
Kegiatan monitoring ini, lanjut dia merupakan program Operasi Daerah Selesaikan Kemiskinan (ODSK) untuk mensukseskan Angkutan Lebaran 1440 Hijriah Tahun 2019.
“Kami pun menyiapkan Posko Angkutan Lebaran yang dilengkapi petugas dari kepolisian, SAR dan kesehatan untuk menjamin kelancaran, keamanan dan kenyamanan masyatakat penguna jasa transportasi di Sulawesi Utara,” tukas mantan staf ahli gubernur ini.
Berikut beberapa data Angkutan Lebaran yang di dapat dari Hasil Monitoring:
1. Terminal Malalayang
    a. Jumlah armada:
        AKAP, berangkat 6 unit dan tiba 8 unit
        AKDP, berangkat 153 unit dan tiba 134 unit.
    b. Jumlah penumpang:
        AKAP, berangkat 184 orang dan tiba 228 orang.
        AKDP, berangkat 1.481 orang dan tiba 1.216 orang.
2. Pelabuhan Manado
a. Kapal Tiba
– KM. Marina Bay 1 dari Tagulandang, pnp turun 117 orang.
– KM. Barcelona II dari Lirung, pnp turun 410 orang.
– KM. Holly Mary dari Lirung, pnp turun 250 org
– KM. Mercy Teratai dari Tahuna, pnp turun 125 orang.
– KM. Barcelona I dari Tahuna, pnp turun 235 orang.
– KM. Express Bahari 2E dari Tagulandang, pnp turun 117 orang.
b. Jumlah Kapal Tiba :  6 Kapal
Penumpang :  1.254 orang.
Kapal Berangkat
– KM. Majestic Kawanua II tujuan Tagulandang, pnp naik 155 org
– KM. Marina Bay 1 tujuan Tagulandang, pnp naik 380 orang.
– KM. Barcelona II tujuan Lirung, pnp naik 480 orang.
– KM. Holy Mary tujuan Lirung, pnp naik 366 orang.
– KM. Barcelona I tujuan Tahuna, pnp naik 450 orang.
– KM. Mercy Teratai tujuan Tahuna, pnp naik 320 orang.
c. Jumlah Kapal Berangkat : 6 Kapal
Penumpang :  2.151 orang.
Sebelumnya, Kepala Dinas Perhubungan Daerah Sulawesi Utara Lynda Watania melaksanakan Apel Pembukaan Posko Angkutan Lebaran 1440 H Tingkat Provinsi Sulawesi Utara tepatnya di Terminal Boroko Kabupaten Bolaang Mongondow Utara.

Posko Angkutan Lebaran 1440 H dibuat yang dimulai dari (H-7) tanggal 29 Mei 2019 dan berakhir pada tanggal 13 Juni 2019 (H+7), Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara melalui Dinas Perhubungan Provinsi Sulut bersama-sama dengan Pemerintah Kabupaten se Bolaang Mongondow Raya, kepolisian, Badan Pengelola Transportasi Darat Wilayah XXII dan stakeholders terkait transportasi.

Baca juga:  Wagub Kandouw Ikut Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-74

“Intinya apel pembukaan posko untuk mengecek kesiapan masing-masing personil untuk mengantisipasi angkutan mudik lebaran,” beber Watania.

Dalam apel tersebut Watania yang mewakili Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey mengatakan bahwa dalam pelaksanaan Posko Angkutan Lebaran perlu dilakukan pengecekan terhadap kendaraan, pengemudi maupun penumpang jika dibutuhkan sehingga bisa memberikan pelayanan yang prima kepada masyarakat.

“Kami juga melakukan pengecekan terhadap Bus Angkutan Kota Antar Provinsi (AKAP) di Terminal Type A Boroko,” sambung birokrat smart ini.

Watania mengingatkan kepada setiap personil Posko agar dapat menjaga kesehatan dalam melaksanakan tugas posko, dan segera mungkin memberikan info ke posko induk jika menemui permasalahan dalam Angkutan Lebaran 1440 H.

Baca juga:  Raih MCP KPK Terbaik, Sejumlah Kabupaten  Provinsi Sulut 'Berguru' di Mitra

“Disamping itu kami juga memeriksa kondisi jalan, kelengkapan jalan serta arus lalu lintas kendaraan penumpang dan barang yang melewati jalan trans Sulawesi dari Manado sampai ke Kab. Bolmong Utara yang berbatasan dengan Provinsi Gorontalo,” ucap Watania.(sco)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional