Legislator Manado Minta Polantas Tindak Tegas Pelaku Pengendara Tidak Menggunakan Helm

  • Whatsapp
Anggota DPRD Manado, Sonny Lela

indoBRITA, Manado – Anggota DPRD Manado dari Partai Golkar Sonny Lela meminta kepolisian lalu lintas untuk menindak tegas pengendara motor yang tidak menggunakan helm.

Lela saat diruang kerjanya Komisi IV DPRD Manado, Selasa (11/5/2019), mengemukakan masih banyak pengendara bermotor yang tidak menggunakan helm berkeliaran.

Bacaan Lainnya

Selain itu juga, banyaknya kendaraan bermotor yang menggunakan kenalpot racing sehingga dinilai sangat menggangu ketenangan warga yang beristirahat.

“Masih banyak pengendara yang belum mempunyai kesadaran akan berlalu linta yang benar. Untuk itu, saya meminta agar perlu ada penindakan terkait pelaku pengendara yang melanggar. Apalagi masih banyak pengendara motor yang tidak menggunakan helm di jalan utama,” kata Lela.

Baca juga:  Terkait Pembahasan Ranperda, Ini Kata Ketua Pansus Tibum DPRD Kota Manado

Begitu juga, lanjut dikatakan Sekretaris Fraksi Golkar itu, masih banyak kendaraan bermotor yang tidak menggunakan kenalpot standar.

“Banyak juga kendaraan yang menggunakan kenalpot racing. Dan tentunya itu, sudah sangat mengganggu dan membahayakan masyarakat disaat mereka (pengendara) melakukan balap liar.. Karena itu perlu tindakan tegas dan langkah pencegahan agar aksi ini tidak terus- menerus terjadi,” tandas sapaan akrab Sole itu.

Dikatakan Sole, Polantas Manado juga harus menindak pelajar sekolah yang masih SMP bahkan SMA yang belum cukup umur namun sudah membawah kendaraan bermotor.

“Kepolisian juga harusnya datang ke sekolah-sekolah untuk menindak para pelajar belum cukup umur yang sudah bisa membawah kendaraan bermotor. Atau setidaknya, Polantas melakukan sosialisasi di setiap sekolah di Kota Manado terkait dampaknya melanggar Lalu Lintas, serta bahayanya melalukan balap liar,”terangnya.

Baca juga:  Lagi Dua Pelaku Pencurian Ditangkap Tim Satgassus Maleo

Selain berbahaya bagi pelaku, aksi balap liar juga mengancam keselamatan pengendara lainnya. Apalagi, balapan liar tersebut kerap dilakukan tanpa pengaman, seperti menggunakan helm dan menggunakan jalan raya umum.

Ia menilai upaya penertiban yang dilakukan oleh pihak kepolisian belum sepenuhnya maksimal, karena petugas baru turun ke lapangan setelah terjadi aksi balap liar.

“Kendati demikian, kami tetap mengapresiasi petugas yang selama ini berupaya menertibkan aksi balap liar dan juga pelanggar lainnya. Begitu juga dengan para pelanggar parkir liar,” ungkapnya.

Sole juga menghimbau ke masyarakat, lebih khusus ke para orang tua agar tidak mengijinkan anak-anaknya yang belum cukul umur untuk tidak membawa kendaraan.

“Kiranya juga para orang tua agar tidak mengijinkan anaknya yang belum mempunyai SIM untuk membawa kendaraan,”pungkas Sekretaris Komisi IV DPRD Manado.(ewa)

Pos terkait