Cegah Rabies, Dinkes Sulut Imbau Hewan Peliharaan Divaksin

  • Whatsapp
Kepala Dinas Kesehatan Daerah Provinsi Sulawesi Utara dr Debbi Kalalo.
indoBRITA, Manado – Masyarakat Sulawesi Utara (Sulut) kebanyakan memelihara hewan anjing dan kucing. Namun sayangnya, banyak pula yang tidak melakukan vaksinasi terhadap hewan peliharaannya tersebut.
“Kami imbau lakukan vaksinasi secara rutin. Agar di kemudian hari tidak menyebar virus rabies,” tegas Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sulut dr Debbi Kalalo melauli Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, dr Steven Dandel, Jumat (14/6/2019).
Kendati virus rabies itu telah memiliki obat, tapi banyak pula yang takut disuntik vaksin. Akibatnya berujung pada kematian.
“Contohnya saja manusia, dari sepuluh orang pasti ada saja yang tidak mau disuntik,” tuturnya.
Dokter yang murah senyum ini menambahkan langkah awal ketika manusia digigit hewan anjing atau kucing adalah mencuci luka gigitan. Selanjutnya, segera ke dokter untuk disuntik sebanyak empat kali.
“Terlebih jika setelah digigit hewan tersebut meninggal. Itu harus secepatnya dilakukan suntik virus rabies. Tapi, ada juga manusia yang memandang endeng gigitan hewan,” sambungnya.
Adapun sepanjang tahun 2018 lalu, Dinkes Sulut telah melakukan suntik vaksin sebanyak 10.000 orang yang terkena rabies.
“Paling banyak kasus rabies ada di Kabupaten Minahasa Selatan,” pungkasnya.(sco)
Baca juga:  Digelontorkan Rp1,3 Miliar, OD-SK Peduli Kesejahteraan Tenaga Medis Covid-19

Pos terkait