JR Undang Puluhan Offroader Jajal Kerasnya Medan Duasudara

  • Whatsapp
Peserta Kawanua Offroad Ekspedition II yang dilepas Karo Pengadaan Barang dan Jasa Setdaprov Jemmy Ringkuangan didampingi pejabat Polres Bitung di Kelurahan Duasudara.(foto : Yefta)

indoBRITA, Bitung- Puluhan Offroader Sulut yang berasal dari 15 Tim menjajal kerasnya medan di seputaran Kelurahan Duasudara-Batuputih Bitung, Jumat sampai dengan Minggu (21-23/6/2019).

Offroader yang menggunakan kendaraan khusus 4×4 ini diundang khusus Kepala Biro (Karo) Pengadaan Barang dan Jasa Setdaprov Sulut, Jemmy Ringkuangan (JR) yang juga mewakili Gubernur Olly Dondokambey dalam kegiatan bertajuk Kawanua Xpedition II.

Bacaan Lainnya

“Dalam kegiatan ini juga dirangkaikan dengan kegiatan bakti sosial dan penanaman pohon,” sebut Ringkuangan.

Baca juga:  JS : Tidak Punya KTP, Warga Dilarang Masuk

Para peserta akan menempuh beberapa stage diantaranya start dari Kelurahan Duasudara kemudian menempuh medan offroad melewati perkebunan bagian belakang memotong ke arah Kelurahan Pinasungkulan kemudian turun ke pantai Benteng Resort untuk beristirahat.

Stage kedua, peserta menempuh medan yang lebih bervariasi, menyusuri punggungan gunung Dusudara bahkan menggelar Flying Camp di kaki gunung tersebut di hari ke-2.

Kabag Ops Polres Bitung Kompol Marganda Aritonang dalam sambutannya mengaku salut dengan kegiatan ini dan berterima kasih atas kegiatan yang dirangkaikan dengan peringatan HUT Bhayangkara tersebut.

“Saya salut, bahkan tadi sempat dengar pak Jemmy Ringkuangan akan menjadikan kawasan Kelurahan Duasudara ini sebagai medan wisata kendaraan Offroad,” sebutnya.

Baca juga:  Gandeng Tokoh Agama dan Tokmas, Kodim 1310/Bitung Bakal Gelar Doa Untuk Negeri

Soal sulitnya stage, diakui salah satu Offroader kenamaan Sulut Santy Gerald Luntungan sebagai jalur yang cukup sulit.

“Medannya bervariasi, mulai dari pasir, lumpur dan kawasan bebatuan yang sangat menguras energy, karena kegiatan ini bukan berbentuk lomba, maka peserta semuanya menikmati, walaupun di salah satu stage ada kendaraan yang harus ditarik,” bebernya.

Dirinya juga berharap olahraga ini bisa berkembang di Sulut karena tidak menggunakan system kompetisi.

“Kegiatan Adventure seperti ini lagi naik daun di Sulut, baik roda dua maupun roda empat,” tutup mantan Ketua DPRD Bitung ini.(yet)

 

Pos terkait