Pemkab Sangihe Laksanakan Medaseng di Laotongan

  • Whatsapp

IndoBRITA, Sangihe – Kali ini agenda menginap di tengah-tengah masyarakat (Medaseng) dilaksanakan di Kecamatan Tabukan Selatan, khususnya Pulau Tehang, Kampung Laotongan, sejak Sabtu 29 hingga Minggu 30 Juni 2019.

Camat Tabukan Selatan Kristian Manumpil dalam laporanya mengatakan, kegiatan Medaseng sudah dimulai sejak Senin (24/6/2019) dimana beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) telah melaksanakan beberapa kegiatan.

Bacaan Lainnya

Di antaranya, BPBD yang melaksanakan sosilassi penyebarluasan bencana alam, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak mensosialisasi perlindungan anak, Dinas Perumahan Rakyat dan Pertanahan yakni pendataan rumah tidak layak huni. Ada juga Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) melaksanakan layanan administrasi E-KTP dan Kartu Keluarga (KK), Dinas Kesehatan (Dinkes) melaksanakan pengobatan gratis,” ungkap Manumpil.

Baca juga:  Bupati dan Wabub Me'Daseng di Kecamatan Kendahe

Tak hanya itu Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) melaksanakan sosialisasi Kartu Pelaku Usaha Kelautan dan Perikanan (Kusuka) dari BNI, asuransi nelayan, tata cata memperoleh kapal ikan, penerbitan dokumen kapal perikanan sebanyak 25 dokumen.

Demikian juga Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Satu Pintu melaksanakan pelayanan satu pintu dan asuransi pelayanan satu pintu, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) mensosialisasi pengurangan pembatasan sampah plastik dan penanaman pohon, serta Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (KB) menyelenggarakan pelayanan KB dan sosialisasi kesiapan hidup berkeluarga.

Bupati Jabes Ezar Gaghana terus menekankan bahwa program Medaseng dilakukan, pertama untuk mendekatkan pelayananan kepada masyarakat. Kedua, agar boleh mengetahui masalah atau hal yang bisa disinergikan atau bisa kita lakukan penyelesaian terkait kebutuhan masyraakat.

“Ini harus kita stressing untuk agenda kita di acara Medaseng ini. Jadi kita sampai di sini untuk kita melakukan komunikasi supaya kita dapat menbicarakan hal-hal yang menjadi kebutuhan masyarakat,” ujar Gaghana, Sabtu (29/6/2019) pada pembukaan Medaseng di Kampung Laotongan.

Baca juga:  Evaluasi Akhir Tahun, 1.872 Perkara Pidana Masuk PN Manado

“Di Kecamatan Tabukan Selatan ada sebanyak 1.050 warga miskin, ini yang perlu dibicarakan. Apa masalahnya kita survei ulang, ini prinsip untuk mengetahui data warga miskin dan kampung atau desa masing-masing. Sasaran kita mengetahui kondisi ril di masyarakat,” lanjutnya.

Gaghana juga menekankan bahwa Kampung Laotongan akan dikembangkan. Sebab menurutnya, di dalamnya begitu banyak potensi yang menjadi faktor perkembangan kampung tersebut ke depannya.

Sementara itu, Kepala Kampung Laotongan, Alwi Lomboris meyakini bahwa melalui Medaseng akan terjawab masalah yang dihadapi oleh masyarakat di kampungnya.

“Yang perlu diperhatikan di Laotongan adalah masyatakat nelayan tentu mendapat perhatian khusus. Terutama memfasilitasinya dengan alat tangkap. Dengan hadirnya kegiatan Medaseng apa yang menjadi kebutuhan masyarakat kedepannya bisa terjawab,” tutur Lomboris (nty)

Pos terkait