Terapkan Enam T, Dinsos Mitra Tingkatkan Layanan Penyaluran Bantuan Sosial

  • Whatsapp
Kepala Dinsos Mitra Franky Wowor dan Menteri Sosial Agus Kartasasmita (foto: drl)

indoBRITA,Mitra–Dinas Sosial Kabupaten Minahasa Tenggara terus berupaya meningkatkan pelayan penyaluran bantuan sosial kepada masyarakat agar semakin baik dan tepat sasaran.

Untuk itu Dinas Sosial saat sedang mempersiapkan pemutakhiran data penduduk yang masuk dalam Program Keluarga Harapan (PKH),  secara menyeluruh berdasarkan sistem informasi kesejahteraan sosial next generation (SIKS-NG) dari Pusat Data dan Informasi Kesejahteraan Sosial (Pusdatin Kesos). Pemutakhiran itu mencakup verifikasi, validasi dan pemanfaatan data.

Bacaan Lainnya

“Hasil rakornas Kemensos dengan Dinas Sosial di Jakarta beberapa waktu lalu, dalam rangka peningkatan pelayanan, dilakukan pemutakhiran data sesuai dengan sistem SIKS-NG Pustadin Kemensos. Rakornas itu juga memberikan petunjuk dan hal-hal strategis lain yang perlu dilakukan,”ujar Franky Wowor, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Minahasa Tenggara.

Baca juga:  Menapaki Usia ke-13 Tahun Mitra, Ini Kata Phebe Punuindoong

Dalam rangka mendukung pemutakhiran data Dinas Sosial (Dinsos) Mitra akan menyiapkan SDM yang mumpuni di tingkat desa serta mendorong perlunya musyawarah desa.

Dinsos Mitra, sesuai petunjuk Kemensos menerapkan 6T dalam melakukan monitoring terhadap penyaluran bantuan sosial PKH 6 T, yakni : tepat waktu, tepat kualitas, tepat administrasi, tepat sasaran, tepat jumah dan tepat harga.

Di samping ada empat sektor yang diperkuat, yaitu monitoring dalam penyaluran bantuan sosial, integrasi sistem informasi akurasi data, penguatan kemandirian keluarga Penerima Manfaat (KPM) PKH dan dukungan peningkatan kapasitas SDM PKH.

Wowor lewat telepon menjelaskan, mandat mengelola data terpadu kesejahteraan sosial berdasarkan Undan-Undang nomor 13 tahun 2011 tentang penanganan fakir miskin.

Baca juga:  Warga Keluhkan Pekerjaan Jalan Lobu - Kalait

“Undang-undang ini mengamanatkan Kemensos untuk merumuskan kebijakan tentang verifikasi dan validasi data, mengelola data tersebut dengan tekonolgi informasi, dan meningkatkan kapasitas petugas daerah dalam melakukan verifikasi dan validasi data. Hal ini juga di ingatkan pak Menteri Agus Gumiwang agar kami  tidak ragu melangkah, “tandas Wowor yang alumni Aktivis Universitas Sam Ratulangi (Unsrat).

Wowor mengatakan peningkatan pelayanan juga adalah hal yang menjadi prioritas Bupati Minahasa Tenggara, James Sumendap. “Peningkatan kualitas dan pelayanan dari Kemensos ini juga telah menjadi prioritas Bupati James Sumendap sejak awal, karena itu program Kemensos ini makin membantu kami di lapangan, “ kata Wowor. (don).

Pos terkait