Menu

Banjir Proyek dari Pusat, Ini yang Dilakukan OD-SK di Bidang Investasi

  Dibaca : 233 kali
Banjir Proyek dari Pusat, Ini yang Dilakukan OD-SK di Bidang Investasi
Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandouw.
indoBRITA, Manado – Kedatangan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke Sulawesi Utara (Sulut), belum lama ini memberikan keuntungan bagi Bumi Nyiur Melambai. Melihat dari dekat perkembangan pariwisata Sulut yang disebut sebagai The Rising Star, Jokowi siap memback up berbagai fasilitas penunjang sektor pariwisata.
Tak tanggung-tanggung, anggaran dari pusat siap digelontorkan untuk pengembangan pariwisata Sulut.
Bandar Udara Internasional Sam Ratulangi akan dibuat lebih besar lagi, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisiata Likupang yang ada di Kabupaten Minahasa Utara siap dikembangkan. Tak ketinggalan, proyek pembangunan jembatan menghubungkan Kota Bitung dengan Pulau Lembeh yang menjadi usulan Gubernur Olly siap didukung Jokowi.
Adanya perhatian khusus dari Presiden Jokowi itu, pastinya Gubernur Sulut Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandouw (OD-SK) memberikan apresiasi yang tinggi. Sebab, pengembangan pariwisata membuka peluang yang sangat lebar untuk investasi di Sulut.
OD-SK pun langsung bergerak dengan mempercepat investasi yang ingin masuk ke Sulut.
“Tidak ada yang diperhambat atau sengaja ditahan-tahan. Kalau persyaratan administrasi dan teknis sudah lengkap kami langsung proses dan teken izin,” ungkap Pelaksana Tugas Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Sulawesi Utara Frangky Manumpil, kepada wartawan diruang kerjanya, Kamis (11/7/2019).
Manumpil menegaskan saat ini instansinya bekerjasama dengan perangkat daerah yang berkaitan dengan perizinan. Dengan membentuk tim teknis di DPM-PTSP Sulut. Tim tersebut akan mempermudah investor yang ingin mengurus izin.
“Ketika pertimbangan teknis dari instansi terkait yang sudah di pool di DPM-PTSP disetujui langsung keluar izinnya. Supaya investor tidak harus bolak balik ke instansi teknis,” jelasnya.
Ia menuturkan yang dilakukan itu merupakan komitmen pemerintahan OD-SK agar efisiensi waktu dan lebih efektif dalam hal pengurusan izin usaha.
Tak hanya dengan instansi pemerintah provinsi, DPM-PTSP Sulut juga bekerjasama dengan pihak Bank Indonesia (BI) Perwakilan Sulut.
“Kita coba tindaklanjuti terkait kunjungan Pak Presiden Jokowi belum lama ini di Sulawesi Utara. Untuk memfasilitasi proyek strategis nasional yang akan masuk ke sini. Salah satunya tentang pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Likupang,” terang Manumpil.
Dari pertemuan itu, disepakati akan dibuatkan info memo yang berisikan deskripsi tentang proyek-proyek yang masuk ke Sulut.
Berapa nilai investasinya, luasnya apa-apa yang akan dibangun di situ. Pemerintah akan fasilitasi itu,” tukasnya.
Selain KEK Pariwisata Likupang, proyek lainnya yang siap dibangun di Sulut diantaranya pembangunan jembatan yang menghubungkan Kota Bitung dengan Pulau Lembeh.
“Jembatan itu nantinya akan menjadi ikon khusus. Jadi, memang perlu diperhatikan,” sambungnya.
Guna mempercepat investasi, Kepala Biro Perekonomian ini siap membentuk unit khusus.
“Unit khusus percepatan investasi akan dibicarakan tentang perencanaan, pengembangan promosi dan pengendalian,” ungkap Manumpil.(sco)
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional