Menu

Buka Festival Pesona Bunaken, Wagub Kandouw Dorong Kabupaten/kota buat Iven Menarik Wisatawan

  Dibaca : 288 kali
Buka Festival Pesona Bunaken, Wagub Kandouw Dorong Kabupaten/kota buat Iven Menarik Wisatawan
indoBRITA, Manado – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara (Sulut) melalui Dinas Pariwisata menggelar Festival Pesona Bunaken, Rabu-Sabtu (17-20/7/2019) di Manado Town Square.
Wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw berkesempatan membuka iven tersebut. Ia pun bangga dengan adanya Festival Bunaken. Pasalnya, iven ini masuk sebagai 100 calender event of year 2019 oleh Kementerian Pariwisata.
“Ini bukan lagi agenda pemerintah provinsi Sulut tapi jadi agenda nasional,” kata Wagub Kandouw usai membuka Festival Bunaken.
Adapun, dibuatnya Festival Pesona Bunaken untuk mendorong 15 kabupaten/kota di Bumi Nyiur Melambai membuat iven serupa.
“Maksud dari Pak Gubernur Olly Dondokambey adanya Festival Bunaken tidak lain dan tidak bukan hanya untuk menjaga momentum pariwisata di Sulawesi Utara. Supaya kabupate!/kota di Sulut terangsang menciptkan iven-iven yang boleh menarik wisatawan. Yang ujung-ujungnya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pungkas wagub.
Festival Pesona Bunaken memang dapat menarik minat wisatawan untuk berkunjung ke Sulut. Sebab, wisatawan bisa  menyaksikan beragam kegiatan yang menarik dalam iven ini. Seperti, food festival, permainan, pertunjukan musik, liveaboard Bunaken Sail trip, kompetisi Underwater Photography dan triathlon.
Selain itu, Festival Pesona Bunaken juga akan diisi dengan kompetisi memancing dan coastal cleanup atau bersih-bersih pantai dan bawah laut. Di puncak acara, akan dilaksanakan pengumuman kompetisi dan penyerahan hadiah, karnaval budaya, pertunjukan musik dan acara penutupan.
Diketahui, sektor pariwisata Sulut memiliki pertumbuhan tertinggi sebesar 6 kali lipat atau 600 persen dalam 4 tahun terakhir. Bahkan, Sulut diberi penghargaan The Rising Destination Of The Year 2019 oleh Kemenpar RI.
Jumlah wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Sulut, utamanya ke Manado pada 2015 sebanyak 20 ribu, tahun 2016 meningkat menjadi 40.000 atau dua kali lipat. Selanjutnya pada 2017 sebanyak 80.000, dan tahun 2018 meningkat menjadi 120.000.
Begitu juga pergerakan wisatawan nusantara (Wisnus) dari sekitar 2 juta meningkat dua kali lipatnya atau 200 persen menjadi 4 juta Wisnus.(sco)
Baca juga:  Menjadi Yang Pertama Dalam MCP KPK, LAKRI Apresiasi James Sumendap
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional