Valdo Woruntu: Langkah BPMS Berupaya Perbaiki Citra UKIT

  • Whatsapp
Mahasiswa Valdo Woruntu (foto:ist)

indoBRITA, Tomohon – Menanggapi dinamika yang terjadi di lingkungan Universitas Kristen Indonesia Tomohon (UKIT) YPTK baru-baru ini, menarik perhatian salah satu mahasiswa UKIT Yayasan GMIM Ds AZR Wenas Valdo Woruntu.

Woruntu yang dikenal pernah menjabat Sekretaris Jendral BEM UKIT ini, mengatakan bahwa dalam proses rekonsiliasi UKIT telah memakan waktu panjang dari 2007 sampai 2019 dan telah memakan banyak korban serta tenaga gereja yang terfokus menyelesaikan dualisme ini.

Bacaan Lainnya
Baca juga:  Walikota Tomohon Saksikan Serah Terima Pejabat Kepala BPKP Sulut

“Gereja mestinya harus mengurus jemaat dan masalah-masalah besar dalam lingkungan gereja,” ketus Woruntu, Rabu (17/7/2019) kepada indoBRITA seraya menyebut gereja malah terjebak dalam persoalan dualisme yang tiada akhir.

Kendati begitu, Woruntu menyebutkan sudah tepat gereja (GMIM:red) telah mengambil sikap lewat BPMS sebagai mandataris gereja dalam mengurus semua aset GMIM termasuk UKIT. “Maka dari itu kita harus melihat ini sebagai upaya memperbaiki citra UKIT yang telah tercoreng selama ini,” tukasnya.

Ia menambahkan, apa yang sudah dilakukan oleh BPMS sudah tepat. “Tapi BPMS juga harus mengkoordinasikan data-data mahasiswa UKIT YPTK kepada pimpinan Rektorat UKIT Ds AZR Wenas agar mahasiswa tidak menjadi korban, dan pasti Rektor Prof Mesak Ratag akan mengakomodir teman-teman mahasiswa tapi tentunya sesuai aturan yang ada,” tambah aktivis muda ini.

Baca juga:  Pemkot Tomohon Siarkan Live Ibadah Rutin

Di sisi lain, Woruntu melihat kemudian agar jemaat tidak terbelah BPMS harus lebih proaktif lagi menjelaskan dinamika ini pada jemaat mengingat isu yang berkembang kesannya mendeskreditkan BPMS. (Slf)

Pos terkait