Satresnarkoba Polres Bitung Gulung Sindikat Pengedar Puluhan Ribu Pil Koplo

  • Whatsapp
Empat tersangka sindikat pengedar puluhan ribu pil Koplo yang berhasil diamankan tim Satresnarkoba Polres Bitung.(foto: ist)

indoBRITA, Bitung- Satuan Reserse Narkotika dan Obat Terlarang (Satresnarkoba) Polres Bitung berhasil menggulung sindikat pengedar Pil Koplo yang beroperasi di wilayah Manado dan kota Bitung.

 

Bacaan Lainnya

Kapolres Bitung AKBP Stefanus Tamuntuan melalui Kasat Resnarkoba AKP Frelly Sumampouw yang dikonfirmasi, Minggu (28/7/18) menjelaskan, awal pengungkapan kasus ini dimulai dengan diamankannya SA alias Samsu (21) warga Kelurahan Bailang Kecamatan Bunaken Kota Manado, di depan toko Indomaret perempatan Pinokalan Kecamatan Ranowulu, Kamis (25/7/19) sekira pukul 20.30 malam oleh tim Satresnarkoba dipimpin Kanit II Aipda Matineta.


Dari tangan Samsu, polisi berhasil menyita 100 butir pil koplo diduga jenis Trihexyphenidyl atau kerap disebut Trihex.

Baca juga:  AKP Ferdy Pelengkahu Pimpin Apel Patroli Gabungan di Polsek Kawangkoan

Saat diinterogasi, Samsu mengaku bahwa dirinya mendapatkan pil koplo tersebut dari RN alias Riky.

Mendapat informasi ini, pihak Satresnarkoba Polres Bitung kemudian bergerak dan menangkap RN alias Riky (23) warga Kelurahan Sindulang Kecamatan Tuminting di dekat rumahnya pada hari yang sama.

Dari tangan Riky, Polisi berhasil menyita 140 butir pil Trihex dan dari Riky juga, Tim Opsnal Satresnarkoba kemudian mengembangkan kasus ini hingga berhasil menangkap TB alias Takdir (24) tukang ojek warga Kelurahan Maasing Kecamatan Tuminting, Sabtu (27/7/19 di rumahnya.

“Riky ini mengaku mendapatkan suplai Pil dari Takdir,” beber Sumampouw.
Pengembangan kasus terus dilakukan dan tim Satresnarkoba Polres Bitung dipimpin Kaur Bin Ops Ipda Petrus Katiandagho akhirnya bisa menangkap AD alias Arman (25) di rumahnya di Kelurahan Wawonasa Tengah Kecamatan Singkil Kota Manado, Sabtu (27/7/19).

Baca juga:  Ungkap Empat Kasus Narkoba, Polres Bitung Amankan Dua Paket Sabu dan Ribuan Pil Koplo

Dari hasil penangkapan Arman, Polisi berhasil menyita diduga obat keras jenis Trihexpenidil sebanyak Dua Ribu Tiga Puluh butir.

Total barang bukti yang berhasil diamankan sebanyak 2.280 (Dua Ribu Dua ratus delapan puluh) butir obat jenis Trihex warna kuning.

Selain itu, Polisi juga berhasil menyita empat buah Ponsel yang diduga digunakan para tersangka dan bukti pengiriman barang haram tersebut atas nama Arman Dai.

“Para tersangka tersebut di bawa ke polres untuk dimintai keterangan lebih lanjut dan 4 pelaku tersebut sebagai pengedar obat keras jenis Trihexyphenidyl secara ilegal di jerat dengan pasal 196 subsider pasal 197 Undang-Undang RI Nomor 36 tahun 2009,” sebut Sumampouw.

Tak cuma itu, Sumampouw juga mengaku saat ini pihaknya tengah mengembangkan kasus ini hingga bisa mengungkapkan siapa pemain yang lebih besar.(yet)

Pos terkait