Menu

Pangemanan: “Melihat Geliat Politik, Pilbup Minsel 2020”

  Dibaca : 115 kali
Pangemanan: “Melihat Geliat Politik, Pilbup Minsel 2020”

indoBRITA, Amurang – Perhelatan pemilihan bupati dan wakil bupati periode mendatang gemanya sudah mulai menggaung pasca pemilu April lalu. Kekuatan politik untuk menghentar pasangan calon yang diusung nyata terlihat ketika perolehan suara partai dalam mendudukkan bacalegnya di gedung DPRD Minsel, Desa Teep Kecamatan Amurang Barat. Selayaknya di Minsel, dari 30 kursi, Partai Golkar meraih 10, PDIP juga 10, Nasdem 4 kursi, Demokrat 3 kursi, Perindo 2 kursi, dan PAN 1 kursi.

dr Verna Gladies Merry Inkiriwang (VGMI)

Bicara Pilbup Minsel 2020, terlihat bahwa Inkamben tak akan mau kehilangan hegemoni kepemimpinannya di lima tahun mendatang. Partai besutan Ketua Golkar Sulut juga Bupati Minsel Christiany Eugenia Paruntu ini, pasti tak mau kehilangan muka dengan mengusung calon-calon jagoannya. Tersiar kabar, partai ini sudah final dengan figur andalan yang bukan internal partai namun masih dalam lingkaran hubungan emosional elit partai yaitu Michaela E Paruntu.

‘’Dari aspek lokal, ketokohan MEP di daerah ini telah menggema hingga ke wilayah pelosok. Saya yakin bahwa, sosok inilah yang nanti digadang untuk bertarung pada pilkada tahun depan. Persoalan, kepada siapa yang akan mendampingi untuk mengisi papan dua, tergantung mekanisme partai,’’ujar DR Fanley Pangemanan, SIP pakar politik dan pemerintahan Sulut.

Demikian pula, PDIP yang pada pemilu kali ini tampil gemilang dan nyaris leading mengungguli kekekaran partai berlambang beringin. So pasti ada saja kejutan khusus yang mau dipertontonkan mereka. Sehingga membuat Pilkada Minsel akan lebih bergeliat dan lebih menarik dari lalu.

Baca juga:  Pengucapan Syukur Minsel, Pasar 54 Amurang dan Jalan Trans Sulawesi Macet

‘’Tampilan PDIP saat ini, jelas akan menyuguhkan figur berkualitas, berpengalaman, berkapasitas dan dikenal baik warga minsel. Artinya, tak akan mau kalah dengan kompetitor partai inkamben. Mereka tak akan rela kehilangan muka dan gengsi politisnya. Kenapa, karena tokoh di belakang layar yang kemudian menjadi dalang politiknya ialah, bukan saja figur nomor satu nyiur melambai namun punya pengaruh di tingkat nasional. Sungguh hal tersebut menjadikan pekerjaan rumah mesin partai di tingkat Minsel untuk berbuat lebih,’’ katanya.

Menurut Pangemanan, berdasarkan komando, paling tidak ada satu kata yang tak bisa ditawar oleh jajaran pengurus yakni kata MENANG. Alternatif nama tokoh, kepada siapa dipercayakan masih tersimpan rapat pada elit internal. Yang jelas bahwa secara otonomi partai ini mutlak berhak mengusung paslon. Memang deretan nama balonbup seperti FDW, AGK, RT, SR, dan yang lainnya menurut saya sangat layak,’’ sebutnya.

Lantas, bagaimana dengan Nasdem? Jelajah politiknya di Minsel masih misterius. Sejauh ini mereka tak terpaku dengan sebuah nama. Tapi jangan mengira bahwa partai ini tak memiliki taji. Belum menunjuk figur calon, oleh karena para elitnya tahu bahwa harus capai dahulu kuota wajib parpol untuk mengusung. Minus dua kursi di DPRD membuat Nasdem tidak jumawa tuk mengumbar jagoannya.

‘’Saya dibisiki teman, katanya saat ini elit Golkar lagi intens komunikasi politik dengan elit Nasdem. Feeling politik saya, bukan tidak mungkin elit Nasdem juga telah membuka pintu komunikasi dengan partai yang punya minimal 2 suara di dewan. Lantas mau dikemanakan para punggawa yang membesarkan partai seperti Ibu FER, Pak JR, dan lainnya,’’jelas Pangemanan.

Baca juga:  Bimtek TP PKK se-Minsel di Bali Sukses, Lumapow: Harapannya, Berguna Bagi Banyak Orang

Kata bijak untuknya adalah “Air tenang namun menghanyutkan”. Selanjutnya, Partai Demokrat dalam Pilkada kedepan adalah kontestan yang akan memberi warna tersendiri. Partai mapan ini kelihatannya terus berupaya keluar dari lumpur keterpurukan. Kata lain, Move on politik lagi nampak. Aspek kalkulasi politik, Modal 3 kursi di pemilu kali ini tidak dianggapnya sebagai suatu kegagalan.

‘’Tapi membuat mereka ingin memanfaatkan sebagai suatu peluang sebagai pemicu untuk bekerja lebih keras lagi. Karena, di ujung sana masih ada saja kursi yang bisa diajak dalam suatu gerbong koalisi. Potensi itu pasti akan diambil elit partai. Saya ingat benar bahwa, Sajian tokoh partai yang hendak didorong maju pada pilbup sudah sejak lama digaungkan. Dan mereka telah mempersiapkan dengan matang,’’tegas pria asal Minsela ini.

Sementara, figur ini sudah menasional, paham dengan dunia legislatif dan intelek juga. Sangat disayangkan jika harapan politik tak direalisasikan dalam ajang pilbup tahun depan. ‘’Adalah sosok dokter Verna Gladies Merry Inkiriwang (VGMI) adalah salah satu kontestan yang dinanti masyarakat Minsel. Kita tunggu saja bagaimana sepak Demokrat,’’pungkasnya lagi.  (andries)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional