Menu

Resmi Nakhodai GABSI Sulut, Joune Ganda Siapkan Bridge yang Hebat

  Dibaca : 116 kali
Resmi Nakhodai GABSI Sulut, Joune Ganda Siapkan Bridge yang Hebat
indoBRITA, Tomohon – Joune Ganda resmi menakhodai Gabungan Bridge Seluruh Indonesia (GABSI) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) periode 2019-2023. Setelah dilantik Ketua Umum Pengurus Besar GABSI Miranda Goeltom di GOR Babe Palar Kota Tomohon, Senin (5/8/2019).
Pelantikan ini turut disaksikan Walikota Tomohon Jimmy Eman, Ketua Harian KONI Sulut Theo Kawatu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sulut Marsel Sendoh, Ketua Panitia Tomohon Internasional Flower Festival 2019 Angelica Tengker.
Prosesi pelantikan diawali dengan pembacaan Surat Keputusan tentang pengukuhan pengurus GABSI Sulut periode 2019-2023. Di mana, sebagai ketua Joune Ganda, Bendahara Fabian Kaloh.
Selanjutnya, Miranda Goeltom menyerahkan pataka kepada Joune Ganda, tanda Owner Raewaya Group itu resmi menjabat Ketua GABSI Sulut.
Goeltom mengharapkan kepengurusan GABSI Sulut dibawah pimpinan Joune Ganda akan memajukan olahraga Bridge di Sulut.
“GABSI memiliki tujuan utamanya yaitu membina dan mempersatukan bangsa di dunia olahraga khususnya Bridge. Jadi, bukan cari kedudukan dan kehormatan. Oleh karenanya, pengurus dan anggota harus mempertanggungjawabkan kepercayaan ini,” tukasnya.
Goeltom pun meminta pengurus GABSI Sulut lebih efektif.
Saya harap pengurus berjalan baik, berilah kontribusi besar kepada kemajuan olahraga bukan hanya Bridge tapi olahraga lain secara umum,” terangnya.
Joune Ganda saat memberikan sambutan mengatakan puji syukur telah dilantik oleh Ketum PB GABSI Miranda Goeltom.
Bersyukur resmi dilantik, kami siap bekerja sebaik-baiknya,” katanya.
Ia pun tertantang dengan jabatan baru ini.
“Bridge ini sudah terkenal sejak saya kecil, saya merasakan terbeban berat karena harus capai prestasi luar biasa yang telah dicapai atlet-atlet sebelumnya,” tutur Joune.
Pengusaha sukses ini juga mengharapkan masukan dari PB GABSI.
“Kami minta panduan untuk aturan mana yang boleh dan mana yang tidak boleh bisa diberikan lebih detail. Sehingga atlet yang kita orbit dan bina tak mengalami masalah,” terangnya seraya memohon doa dan dukungannya agar mencapai Bridge yang lebih hebat lagi.
Sementara itu, Ketua Harian KONI Sulut Theo Kawatu dalam sambutannya mengatakan Bridge menjadi olahraga andalan Sulut. Ini tantangan bagi pengurus Bridge Sulut.
“Tunjukan jangan hanya sampai ceremony,” pinta Kawatu.
Ia pun meminta langsung action pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) yang akan digelar di Papua tahun 2020.
PON di Papua harus meraih banyak medali. Dan itu saya rasa mudah bagi pengurus yang muda-muda ini,” tukasnya.(sco)
Baca juga:  Hadiri HUT ke-162 GMIM Sentrum Airmadidi, JG Didoakan Pendeta dan Jemaat
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional