Sanksinya tak Boleh Melaut, Pemilik Kapal Harus Jamin Asuransi bagi ABK

  • Whatsapp
Plt Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Sulut Tienneke Adam.
indoBRITA, Manado – Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) meminta kepada pemilik kapal untuk segera membuatkan asuransi terhadap Anak Buah Kapal (ABK).
Demikan penegasan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Sulut Tienneke Adam kepada wartawan di Manado, Selasa (6/8/2019).
Dikatakannya, dalam waktu dekat ini pihaknya akan mengadakan Perjanjian Kerja Laut (PKL) antara pemilik kapal dengan ABK yang antara lain termasuk asuransi.
“Pada PKL itu akan ditekankan terkait asuransi. Di mana, ABK supaya semua tercover asuransi, baik asuransi kesehatan maupun ketenagakerjaan. Itu yang dijamin pemilik kapal,” terang Adam.
Untuk saat ini, pemerintah hanya menjamin asuransi terhadap nelayan kecil yang bernaung pada ukuran kapal 1-10GT.
“Nah, untuk kapal diatas 10GT harus ditanggung pemilik kapal,” tegasnya lagi.
Asuransi tersebut sangat berguna bagi ABK. “Nelayan itu memiliki resiko yang tinggi. Mereka rawan kecelakaan. Biasanya kalau keluar pagi cuaca bagus sampe di tengah laut terjadi cuaca buruk. Itu yang bahaya,” tuturnya.
Hal tersebut harus diikuti pemilik kapal. Jika tidak ada sanksi menanti.
“Syabandar pelabuhan Manado menegaskan sanksinya adalah tidak akan mendapat surat perintah berlayar,” ungkapnya.(sco)
Baca juga:  Hasil BPK Jadi Parameter Rolling Pejabat Eselon II

Pos terkait