Menu

Seni Tari Masuk PON, IODI Minsel Utus Tuwo dan Piay

  Dibaca : 393 kali
Seni Tari Masuk PON, IODI Minsel Utus Tuwo dan Piay
Tesalonika Tuwo dan Elvis Piay dalam seni tarian daerah dalam rangka mengikuti PON tahun 2020 di Papua. (ist)

indoBRITA, Amurang – Pekan Olahraga Nasional (PON) tahun 2020 akan  dilaksanakan di Papua. PON mendatang khusus untuk Cabang Olahraga (Cabor) Dancerport terjadi perubahan. Pasalnya, seni tari terhitung cabor baru di PON 2020 mendatang. Oleh sebab itu, Ikatan  Olahraga Dancesport Indonesia (IODI) Sulawesi Utara mengutus sejumlah peserta untuk mengikuti Pra PON di Bali, mulai 16-19 Agustus 2019.

Tesalonika Tuwo dan Elvis Piay dalam peragaan tarian daerah dalam rangka Pra PON di Bali. (ist)

Ketua Pengprov IODI Sulut Gerald Jones Lapian melalui Sekretaris Dekky Tuwo, SSos kepada IndoBRITA.co membenarkan kalau cabor baru untuk PON di Papua tahun 2020 seni tari masuk dilombakan. ‘’Jadi, seperti biasanya seni tari selalu ditampilkan dalam acara-acara local. Tetapi, kini seni tari masuk salah satu cabor dancesport. Oleh sebab itu, IODI Sulut bersama Pengcab IODI se-Sulut sedang giat melaksanakan latihan seni tari guna mempersiapkan Pra PON di Bali,’’ujar Dekky.

Kata Tuwo, cabor dance tradisional duo secara otomatis masuk dalam lomba PON tahun 2020. Dan cabor diatas akan dibawahkan oleh dua orang (pria/wanita). Menariknya, kedua pasangan diatas sedikitnya membawakan tiga tarian daerah dalam satu kali penampilan.

Baca juga:  Pjs Bupati  Onibala: Tidak ada Utusan, Ini Pelecehan UU

‘’Lagunya pun harus digital dari tiga daerah dan di mix menjadi satu lagu dengan durasi 3 menit. Untuk IODI Sulut mengirim Tesalonika Tuwo dan Elvis Piay. Keduanya adalah pasangan tari berasal dari IODI Minsel. Dan perlu diketahui, keduanya telah menyatakan kesiapannya mengikuti Pra PON di Bali. Bahkan, pecan depan tim cabor IODI Sulut akan menuju ke Bali,’’jelas mantan Ketua Pengcab IODI Minsel ini.

Tuwo menambahkan, pasangan Tesalonika-Elvis akan membawakan tarian daerah kabasaran, tari Bali dan Papu. Nomor baru dancesport juga yakni Hip-Hop dan Breakdance. Jadi, dancesport bukan hanya terbatas padaa nomor latin seperti cha-cha, jive, rumba atau standard seperti waltz, tango dan lain-lain. Tapi, juga sudah ketambahan  nomor tari tradisional. Hip-Hop dan Breakdance yang digandrungi anak muda juga telah masuk dalam lomba PON tahun 2020 di Papu.

‘’Ketika nomor cabor diatas menjadi andalan IODI Sulut pada Pra PON di Bali. Bahkan, IODI Sulut menargetkan mendapat medali di PON mendatang. Menjelang keberangkatan ke Bali dalam ranagka Pra PON, cabor Breakdance dibawah naungan IODI Sulut, Senin (5/8) mengadakan gladi rfesik dihadapan pengurus KONI Sulut diantaranya Terry Sumendap dan sejumlah pejabat Dispora Sulut antaranya, DR Boy Ratu Kepala Bidang Binpres,’’sebutnya.

Baca juga:  Tidak Sesuai, Bawaslu Minsel Larang Penempelan Bahan Kampanye

‘’Pada Pra PON di Bali, IODI Sulut mengikuti tiga nomor yaitu tradisional dance, Brakdance dan Hip-Hip dengan 10 atlit. Yaitu, Tesalonika Tuwo (Tradisional Dance), Elvis Stevanus Piay (Tradisional Dance), Stevi Rico Koraag, Nitha Katelin Budiman (Brakdance), Ardiansyah (Breakdance), Aldrin Wino Lomban (Brakdance), Zulkifar Achmad (Hip-Hop), Mario Jiro Tirayoh (Hip-Hop), Hendico Bryan Lomban (Hip-Hop) dan Glen Turambi (Hip-Hop),’’pungkas Dekky Tuwo yang juga mantan Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Minsel.

Hadir diantaranya, Ketua Pengprov IODI Sulut Gerald Jones Lapian, Ketua Pengcab Kab/Kota. Ketua Pengcab Kab. Minsel Daisy Rindengan, SE, Tomohon Stella Kewo, Minut Jhon Dumais. Seperti diketahui, Juni 2019 lalu para atlit Pra PON telah mengadakan try out ke kejuaraan Kaltim Open dan berhasil meraih medali perak untuk nomor breakdance. (andries)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional