Kabupaten/kota Diminta Koordinasi dengan Pemprov Sulut terkait Anak

  • Whatsapp
indoBRITA, Manado – Kekerasan terhadap anak masih sering terjadi di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut). Oleh karenanya, dimintakan kabupaten/kota yang ada di Bumi Nyiur Melambai untuk selalu bersinegri dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut untuk mengatasi masalah tersebut.
Masih dibutuhkan koordinasi. Komitmen kabupaten/kota untuk wajib memperhatikan hak anak,” kata Kepala Dinas Pemberdayaan Perlindungan Perempuan dan Anak Provinsi Sulut, Mieke Pangkong usai acara memperingati Hari Anak Nasional (HAN), Jumat (9/8/2019) di Aula Mapalus Kantor Gubernur Sulut.
Menurut dia, anak-anak merupakan aset daerah yang nantinya akan membangun daerah.
“Bisa berprestasi untuk pembangunan, tapi jika anak-anak tidak mendapat perhatian, akan lain di kemudian hari,” terangnya.
Kadis menuturkan pihaknya telah membentuk tempat pengaduan untuk kekerasan pada anak.
“Tahun ini saja sudah ada seratusan laporan. Mungkin lebih dari itu, tapi tidak dilaporkan,” tuturnya.
Adapun, acara memperingati HAN yang digelar Pemprov Sulut diharapkan menjadi momentum anak-anak di Sulut untuk bangkit.
“Biasanya dilaksanakan setiap tanggal 23 Juli. Untuk Sulut dilaksanakan hari ini puncaknya. Jadi, sudah beberapa kegiatan diadakan, seperti pemenuhan hak anak dan perlindungan anak,” terangnya.
Ada ribuan anak yang hadir pada acara yang dibuka oleh Gubernur Sulut yang diwakili Asisten I Edison Humiang ini.
“Tadi itu anak-anak hebat dari masing-masing perwakilan 15 kabupaten/kota di Sulut. Mereka menampilkan kreatifitasnya masing-masing dari berbagai denominasi. Bahkan, ada anak-anak tuna runggu yang pentas. Semuanya sangat gembira,” tukasnya.(sco)
Baca juga:  BOS Afirmasi, Raco: Itu Untuk Pengadaan IT Sekolah

Pos terkait