Menu

Prawitaningsih Jabat Wakajati Sulut

  Dibaca : 70 kali
Prawitaningsih Jabat Wakajati Sulut

IndoBRITA, Manado–Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulawesi Utara (Sulut) Andi Muh Iqbal Arief, memimpin upacara pengambilan sumpah, pelantikan dan serah terima jabatan pejabat Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi (Wakajati) Sulut, Asisten Pengawasan (Aswas) Kejati Sulut, Kepala Kejaksaan Negeri Kepulauan Sangihe (Kajari Kepulauan Sangihe) dan Kepala Kejaksaan Negeri Minahasa Utara (Kejari Minut), Selasa (13/08/2019).

Upacara pengambilan sumpah, pelantikan dan serah terima jabatan keempat pejabat di lingkungan Kejati Sulut berdasarkan surat keputusan Jaksa Agung RI Nomor : KEP-184,185/A/JA/07/2019 tanggal 10 Juli 2019 dan Surat Perintah Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara Nomor : PRINT-446/R.1/Cp.3/07/2019 tanggal 29 Juli 2019.

Para pejabat yang dilantik dan diambil sumpah yakni Albina Dita Prawitaningsih, sebagai Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Sulut yang sebelumnya menjabat sebagai koordinator pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Umum Kejaksaan Agung. Winarno, sebagai Asisten Pengawas yang sebelumnya menjabat Kepala Kejaksaan Negeri Kota Kupang. Yunardy sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Kepulauan Sangihe, sebelumnya menjabat Koordinator pada Kejaksaan Tinggi Kepulauan Bangka Belitung menggantikan M. Irwan Datuiding, dimutasi sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Demak dan Fanny Widyastuty, sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Minahasa Utara yang sebelumnya menjabat koordinator pada Kejaksaan Tinggi Yogyakarta menggantikan Rustiningsih, yang dimutasi kejabatan yang baru Kepala Kejaksaan Negeri Kudus.

Baca juga:  Masyarakat Desak Kejaksaan dan Polda Sulut Telusuri Dugaan Korupsi Dandes di Desa Poigar 1

“Seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, tantangan sertu tugas Kejaksaan bukan semakin ringan tetapi sebaliknya semakin berat, sehingga menuntut semua khususnya para pejabat yang baru untuk lebih proaktif, kreatif dan inovatif. Serta didukung oleh semangat juang yang tinggi dalam menyiasati tugas khususnya dalam bidang penegakan hukum,” kata Kajati Iqbal.

Lanjut Kajati bahwa tantangan tugas seperti yang telah diutarakan, diharapkan akan semakin ringan dengan adanya pemanfaatan teknologi informasi yang tentunya akan membawa wacana dan semangat baru dalam pelaksanaan tugas di bidang penegakan hukum. Oleh karena itu kepada pejabat yang baru agar segera menyesuaikan diri dengan lingkungan tugas yang baru.

Baca juga:  7 Miliar Uang Negara Berhasil Diselamatkan Kejaksaan Sulut

“Nah, dengan adanya reformasi birokrasi diharapkan ke depan akan terwujud good Governance dengan tercapainya tingkat kepercayaan masyarakat (Public Trust). Dalam rangka mengakselerasi pencapaian sasaran hasil tersebut, maka perlu secara konkret dilaksanakan program reformasi birokrasi pada unit kerja melalui upaya pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM),” jelasnya.(hng)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional