Menu

Atlet Peraih Medali Emas Pra PON Diarak Keliling Manado

  Dibaca : 88 kali
Atlet Peraih Medali Emas Pra PON Diarak Keliling Manado
Setelah tiba di Bandara Samratulangi Manado, atlit Dancesport utusan IODI Sulut di Pra PON XX Bali diarak di Manado.

indoBRITA, Manado – Luapan kegembiraan menyambut kedatangan 10 Atlet Dancesport kebanggaan Sulawesi Utara di Bandara Sam Ratulang Manado, Senin (19/08/2019) kemarin. Kesepuluh duta Sulut ini berhasil menyabet 1 medali Emas, 1 Perak dan 1 Perunggu dalam perhelatan Pra PON XX di Bali.
Ratusan pemerhati Dancesport yang tergabung dalam sejumlah club dance Sulawesi Utara tumpah ruah di bandara Sam Ratulangi. Dengan kostum training spak merah kesepuluh atlet yang dipimpin Ketua Gerald Lapian dan Sekretaris Decky Tuwo itu keluar dari pintu kedatangan bandara sontak ratusan penjemput bersorak gembira sambil menggaungkan yel2.

“Dancesport dasyat luar biasa!” . “I Ya Yatusanti!”,demikian bunyi sambutan warga yang menjemputnya.

Sekretaris IODI Sulut Decky Tuwo menjelaskan, sebagai semboyan cabor dancesport dan tari Kabasaran yang menjadi salah satu kunci kemenangan dalam nomor Traditional Dance sehingga mendapatkan Medali Emas oleh pasangan atlet Tesalonika Tuwo dan Stavanus Elvis Piay.
‘’Peraih medali perak Ardiansyah di nomor Breakdance pun tidak henti2 dieluk-elukan para suporternya. Begitu pula peraih medali perak Zulkifar achmad dan Mario Jire Tirayoh di nomor Hip-hop,’’katanya.
Tidak ketinggalan atlet Glendy Turambi dan Hendrico Bryan Lomban di nomor hip-hop serta Rico Stevi Koraag dan Nitha Budiman di nomor Traditional Dance, walaupun menempati urutan 4 namun tidak lepas dari eluk-elukan para fansnya termasuk juga Aldrin Lomban dinomor Breakdance yg gagal meraih medali.
Ketika ditanya penyebab kegagalan Adrin Lomban, sosok yg rendah hati itu menyesalkan pengaturan panitia yg pada babak penyisihan Breaking Battle langsung dipertemukan antara Ardiansyah dan dirinya padahal keduanya dari propinsi Sulut, otomatis karena sistim gugur maka Aldrin langsung tersingkir. ‘’Kalau tidak terjadi demikian peluang medali bagi Aldrin akan terbuka lebar sehingga mungkin bukan hanya 3 medali yg diperoleh malah bisa 4 medali.
Sebelum di arak mengelilingi kota Manado para atlet dan rombongan yg didampingi pejabat KONI Sulut Terry Sumendap melakukan doa syukur bersama,’’sebutnya.
Para atlet kemudian menaiki mobil latbak terbuka mengelilingi kota Manado. Sepanjang perjalanan para atlet yang dikawal puluhan kendaraan disambut warga dengan sorak sorai kegembiraan.
Eforia yg berlebihan ini bukan tidak beralasan, karen menurut Terry Sumendap pantas masyarakat Sulut berbangga karen dari sekian cabor yg telah mengikuti praPON baru Cabor Dancesport yang berhasil menyabet 3 medali sekaligus. Ini hal yang luar biasa yang jarang diperoleh cabor-cabor lain, dan hal ini memberi lampu hijau bahwa peluang besar di PON XX Papua tahun depan cabor dancesport dibawah naungan IODI akan merahi medali emas. PON XIX yang lalu di Bandung, Sulut hanya mendapatkan 1 medali emas. “Ketika Dancesport bisa menyumbangkan 1 medali emas maka Sulut akan memperbaiki peringkat di PON Papua nanti” ujar Terry Sumendap. (andries)

Baca juga:  Siswa Sekolah Dasar di Ratahan Jadi Korban Tabrakan Sepeda Motor
Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional