Program Prima Minstra, Polsek Amurang Bawa Pelaku Kasus Pencurian ke Gereja

  • Whatsapp
Program Prima Minstra, Polsek Amurang Bawa Pelaku Kasus Pencurian ke Gereja
Kasus pencurian di gereja. Program Prisma Minstra, Polsek Amurang antar pelaku ke gereja GMIM Tesalonika Buyungon untuk didoakan oknum pelaku biara sadar. (ist)

indoBRITA, Amurang – Polsek Amurang melaksanakan kegiatan ‘problem solving’ melalui pendekatan religi terhadap lelaki YK alias Yoel (15), warga Kecamatan Amurang, Kabupaten Minahasa Selatan, yang diamankan selaku tersangka kasus pencurian handphone.

Usai menandatangani surat pernyataan tidak akan mengulangi lagi perbuatannya, Yoel diantar langsung oleh Kapolsek Amurang AKP Edi Suryanto, SH,SIK, bersama Kasium Aiptu Oksin Prong, ke Gereja GMIM Tesalonika Kelurahan Buyungon untuk didoakan oleh Pendeta, pada Sabtu siang (24/08/2019).

Bacaan Lainnya
Baca juga:  Terkait Digugurkan, KPU Minsel Dilapor ke Bawaslu

Kapolsek Amurang AKP Edi Suryanto, SH,SIK, mengungkapkan bahwa kegiatan penyelesaian permasalahan (problem solving) melalui pendekatan religi ini merupakan salah satu terobosan kreatif Polres Minsel dengan nama Prima Minstra, yang bertujuan untuk menimbulkan efek jera bagi para pelaku tindak pidana ringan.

“Prima Minstra merupakan Problem Solving atau penyelesaian masalah melalui pendekatan religi yang merupakan salah satu terobosan kreatif Polres Minahasa Selatan, dilakukan untuk menimbulkan efek jera serta menciptakan kesadaran moral para pelaku tindak pidana ringan,” ungkap Kapolsek.

Sementara itu, Kapolres Minsel AKBP FX. Winardi Prabowo, SIK, mengungkapkan bahwa penyelesaian kasus ini melalui program Prima Minstra, atas dasar pertimbangan usia pelaku serta hasil mediasi antar pihak pelaku dan korban.

Baca juga:  Polres Minsel Sukses Kawal Pawai Pembangunan HUT RI di Minsel - Mitra

“Pelakunya masih sangat muda, belum dewasa, masa depannya masih panjang. Pihak pelaku dan korban juga sudah bersedia berdamai,” ungkap Kapolres.

Diharapkan melalui program Prima Minstra ini, pelaku tidak mengulangi perbuatannya lagi dan bertobat kepada Tuhan, sesuai dengan ajaran agama dan kepercayaannya. (ape/hms)

Pos terkait