Pemkab Ngotot bayar Lahan 30 M, Kapasitas Chresto Palandi Dipertanyakan

  • Whatsapp
SALAH satu bukti yang menuangkan sejumlah lahan di Kantor Bupati Minut yang sudah dibayar oleh pemerintah.(foto: ist)

IndoBRITA, Minut—Seharusnya sebagai seorang Aparatur Sipil Negara (ASN), mengabdi sepenuhnya kepada pemerintah, namun tidak untuk di Minut. Pernyataan Kabag Humas Minut Chresto Palandi terkait tidak adanya bukti pembayaran lahan yang menjadi aset Pemkab Minut mendapat tanggapan sejumlah aktifis.

Seperti yang dikatakan Novie Ngangi, apa yang dikatakan Palandi sangat lucu. Dimana biasanya pemerintah mempertahankan bangunan yang telah dibangun dengan uang negara dan menjadi aset pemerintah, tapi ini lucunya malah ngotot dan pasang badan sendiri untuk menjual kembali dengan alasan belum dibayar, bahkan terkesan melawan pemerintah tempat dia mengabdi.

Bacaan Lainnya
Baca juga:  Liow Wakili 4 Senator Laporkan Hasil Kunker di Sulut

“Sebenarnya dia itu ada dipihak mana, pemerintah atau penggugat?. Sampai digugat perdata, pemerintah tidak begitu saja mau bayar dan tentunya butuh waktu lama apabila masing-masing pihak punya upaya hukum. Tapi ini satu-satunya terjadi dan hanya di Minut waktunya singkat dan ditempuh dengan upaya damai lagi,” tutur Ngangi, Kamis 28 Agustus 2019.

Hal senada dikatakan Selfran Wungouw, seharusnya sebagai Kabag Humas membela kepentingan institusi. “Miris pejabat seperti begini, berarti selama ini mereka bekerja injak-injak orang punya,” terang Wungouw yang juga mantan anggota DPRD Minut.(rus)

Baca juga:  Dugaan Pemalsuan Dokumen, Kepala Inspektorat Kota Manado Diadili

Pos terkait