Menu

KTN dan BNN Sulut Ulas Bahaya Narkoba di SMP Katolik Santa Theresia Tanawangko

  Dibaca : 49 kali
KTN dan BNN Sulut Ulas Bahaya Narkoba di SMP Katolik Santa Theresia Tanawangko
Keceriaan ratusan pelajar SMP Santa Thresia Tanawangko usai menerima materi sosialisasi bahaya narkoba (Foto: dok KTN)

TANAWANGKO, MMC –Komunitas Tolak Narkoba (KTN) dan Badan Narkotika Nasional (BNN) Sulut terus mensosilisasikan bahaya narkoba. Sosialisasi kali ini digelar di SMP Katolik Santa Theresia Tanawangko, Jumat (30/8/2019).

Sebanyak 120 pelajar SMP Katolik Santa. Theresia Tanawangko mengikuti sosialisasi tersebut. Ketua KTN Lexie Kalesaran dan Kepala Bidang Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat BNN Sulut Sam G. Repy didampingi Kasi Pencegahan Melky Kakomore dan Kasi Pemberdayaan Terry Tikoalu menjadi pembicara pada kegiatan tersebut.

Dalam penyampaian materinya, Repy  mengulas tentang jenis-jenis narkoba dan bahayanya. Sejumlah contoh dipaparkan dalam bentuk gambar-gambar sehingga para siswa dengan mudah memahami dan menangkap informasi/materi yang disampaikan.

Baca juga:  Lomban Ikut Bahas Ekonomi Regional di Kongres ke-7 UCLG-ASPAC 2018

“Karena dampaknya sangat membahayakan maka adik-adik siswa diharapkan tidak menggunakannya. Dampak yang ditimbulkan akan merusak masa depan adik-adik. Jadi, jangan coba-coba menggunakan,” ujar Repy.

Hal senada disampaikan Kalesaran. “Jangan coba-coba menggunakan. Lebih baik adik-adik fokus belajar mengejar cita-cita meraih masa depan yang baik,” ujarnya.

Dikemukakan, ada sejumlah cara yang bisa dilakukan agar terhindari penyalahgunaan narkoba. Antara lain aktif dalam kegiaran kepramukaan, olahraga dan kesenian atau kegiatan ekstra kurikuler yang diadakan sekolah.

“Dan, yang terpenting adalah bentengi diri dengan keimanan yang kuat,” sebut Kalesaran, penggiat yang aktif menggelar kegiatan P4GN (pencegahan dan pemberantasan peredaran gelap narkoba).

Baca juga:  Buka Sosialisasi Perwako, Ini Kata Sekot Soal Sistem dan Prosedur Pengelolaan Keuangan

Kepala SMP Katolik Santa Theresia Tanawangko Sophia Seke menyambut positif kegiatan ini karena merupakan bentuk upaya pencegahan bagi anak didiknya terhadap penyalahgunaan narkoba.

“Memang di sekolah kami belum ada informasi anak-anak kami yang menggunakan narkoba, tapi lebih baik mencegah dari pada sudah terkena. Sebab, dampak penyalahgunaannya sangat membahayakan,” ujar Seke.

Oleh karena itu, pihakya sangat berterima kasih kepada KTN yang mengadakan sosialisasi dengan melibatkan Badan Narkotika Nasional (BNN) Sulut sebagai narasumber.

Di akhir kegiatan, Repy menyerahkan striker bahaya narkoba kepada Kepala Sekolah Sophia Seke yang langsung ditempelkan di beberapa tempat di seputaran sekolah. (hng)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional