Me’Daseng Bukide, Camat Laporkan Kondisi Pulau Bukide

  • Whatsapp
Bupati Kepulauan Sangihe Jabes E Gaghana bersama Ketua Tim Penggerak PKK Sangihe saat selesai melakukan peninjaun serta peresmian beberapa bangunan yang ada di lokasi Me'Daseng (Foto : Nelty)

IndoBRITA, Sangihe – Program menyerap aspirasi rakyat atau yang dikenal dengan Me’Daseng terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Sangihe di bawah kepemimpinan JEG-HH, kali ini Me’Daseng dilaksanakan di Pulau Bukide Kampung Enggohe Kecamatan Kepualaun Nusa Tabukan (Nustab) mulai dari Jumat 30 hingga Sabtu 31 Agustus 2019.

Dalam kesempatan tersebut Camat Nustab Marwan Nikiulu melaporkan kondisi yang ada di Nusa Tabukan dengan melaporkan luas wilayah serta letak geografis dan beberapa hal yang menyangkut dengan kesejateraan masyarakat Kecamatan Nustab.

Bacaan Lainnya

“Kondisi geografis, luas wilayah 14,73 kilometer persegi, 2 gugus pulau yakni Pulau Nusa terdiri dari 3 kampung, dan Pulau Bukide terdiri dari 2 kampung. Jumlah penduduk 3.181 jiwa dan 944 KK serta memiliki infrastruktur diantaranya SD 8, SMP 3, SMA 1, Puskesmas 1,” lapornya.

Baca juga:  Wabup : Sejumlah ASN Sitaro Tidak Tahu Malu

Lanjutnya, “Di wilayah Kecamatan Kepulauan Nusa Tabukan terdapat 3 orang tanpa warga negara, ada pula kerusakan talud sepanjang 100 meter akibat gelombang angin selatan dan timur,” ungkapnya yang juga membeberkan beberapa pembangunan, program PTSL dari Badan Pertanahan yakni penyediaan sertifikat, pembuatan sarana jalan sementara dalam pekerjaan.

Sementara itu, Bupati Kepulauan Sangihe Jabes Ezar Gaghana mengatakan terkait dengan program Me’Daseng dirinya juga memgungkapkan kekagumanya sewaktu perjalanan menuju pulau Bukide

“Program Me’Daseng, semenjak hari senin, sudah ada kegiatan, mendahului berbagai sektor, sosilaisi kesehatan, kependudukan, dan lainnya,” kata Gaghana.

Baca juga:  Ramai Diperbincangkan, Sekda Sebut Pelaksanaan Me'Daseng Akan Dibenahi

Dirinya berharap hal-hal pelayanan publik mengenai pemerintah daerah diselesaikan di kegiatan tersebut.

“Sebantar ada dialog, mari terbuka, jangan simpan hal-hal kurang berkenan, karena lebih baik teguran yang nyata daripada kasih yang tersembunyi, kasih lebih baik ditampilkan sehingga Me’Daseng tak hanya menjadi kunjungan, tanpa ada nilai,” tambahnya

Turut hadir Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan perwakilan, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kepulauan Sangihe Ririswati Gaghana Katamsi, Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kepulauan Sangihe Rahel Hontong Sasamu, para pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), para kapitalaung, tokoh agama dan tokoh masyarakat, serta masyarakat setempat.(nty)

Pos terkait