Menu

Prima Minstra, Delapan Remaja Pelaku Tawuran Diantar Polisi ke Gereja

  Dibaca : 266 kali
Prima Minstra, Delapan Remaja Pelaku Tawuran Diantar Polisi ke Gereja
Polsek Amurang antar tersangka tawuran ke gereja dan mendapat arahan baik oleh pemuka agama. (ist)

indoBRITA, Amurang – Kanit Binmas Polsek Amurang Bripka F. Liwe dan Bhabinkamtibmas Brigadir Rinto Langi, bersama dengan Pimpinan Gereja Gmim ‘Yordan’ Kelurahan Lewet, Kecamatan Amurang, Pdt. Rivay Palempung, MTh, mengadakan kegiatan Prima Mintra atau ‘Problem Solving’ penyelesaian permasalahan melalui pendekatan / pembinaan religi terhadap kasus tawuran antar kelompok (tarpok), Selasa (03/09/2019).

Adapun pelaku kasus tarpok yaitu KW alias Kelvin (13), BM alias Ben (14), AS alias Andika (13), DL alias Deo (13), JM alias Julio (15), FT alias Faldo (14), JM alias Jun (14), dan VM alias Valen (16). Kedelapan remaja ini merupakan warga Desa Elusan dan Desa Pondos, Kecamatan Amurang Barat, Kabupaten Minahasa Selatan.

Baca juga:  Kapolda Sulut Ikut Misa di Gereja Katolik Paroki Hati Kudus Yesus Kroit

Diketahui para remaja ini, diamankan Polisi atas laporan pemerintah desa terkait aksi perkelahian antar kelompok yang terjadi di Desa Elusan dan Desa Pondos.

“Kasus ini telah dimediasi, diselesaikan secara kekeluargaan dengan melibatkan pihak pemerintah desa dan orang tua,” terang Kapolsek Amurang AKP Edi Suryanto, SH,SIK.

Usai menandatangani surat pernyataan tidak akan mengulangi lagi perbuatannya, kedelapan remaja ini langsung diantar Polisi ke Gereja untuk didoakan.

“Prima Minstra merupakan Problem Solving atau penyelesaian masalah melalui pendekatan religi yang merupakan salah satu terobosan kreatif Polres Minahasa Selatan, dilakukan untuk menimbulkan efek jera serta menciptakan kesadaran moral para pelaku tindak pidana ringan,” ungkap Kapolsek. (ape/hms)

Baca juga:  JOS Nyatakan Siap Maju Sebagai Wakil Bupati Minsel
Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional