Desa Kiama jadi Sentra Science Techno Park Energi Terbarukan dan Rumah Tahan Gempa

  • Whatsapp

 

indoBRITA,Manado-Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat dengan judul Program Pengembangan Desa Mitra (PPDM) Di Kiama Kabupaten Kepulauan Talaud Menjadi Sentra Science Techno Park Energi Terbarukan dan Rumah Tahan Gempa yang dilaksanakan Jumat (6/9/2019) di Desa Kiama, Kecamatan Melonguane, Kabupaten Kepulauan Talaud.

Kegiatan PPDM ini bertujuan untuk mengembangkan desa mitra menjadi sentra Science Techno Park Energi Terbarukan dan rumah tahan gempa kepada masyarakat pesisir di kepulauan Talaud yang merupakan daerah perbatasan.

Dipilihnya lokasi desa Kiama karena adanya jalinan kerjasama dengan pemerintah desa, masyarakat dan alumni serta mahasiswa Talaud Fakultas Teknik Elektro Universitas Sam Ratulangi.

Selain itu, telah diadakan survey oleh Tim bahwa masyarakat di desa Kiama membutuhkan pengetahuan tentang teknologi tepat guna yang berbasis energi terbarukan dikarenakan masyarakat Talaud mengalami masalah keterbatasan akses listrik dan pengetahuan tentang rumah tahan gempa dikarenakan kepulauan Talaud merupakan daerah rawan gempa.

Untuk menyesuaikan dengan kebutuhan lingkungan pada masyarakat pesisir, maka Tim PPDM yang diketuai oleh Dr. Eng Meita Rumbayan, ST, M.Eng (ahli energi terbarukan dari Universitas Sam Ratulangi) dan 2 orang anggota yaitu Sherwin Sompie, ST, MT (ahli instrumentasi elektronika dari Universitas Sam Ratulangi ) dan Rilya Rumbayan, ST, MT, PhD (sebagai ahli struktur bangunan dari Politeknik Negeri Manado) bersinergi untuk melaksanakan program pengabdian masyarakat yang didukung oleh Direktorat Jenderal Penguatan Riset dan Pengembangan, Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi serta Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Sam Ratulangi Manado.

Baca juga:  Dit Lantas Polda Sulut Evaluasi Pelaksanaan Rekayasa Lalu Lintas di Zero Point

Meita Rumbayan, ketua program PPDM yang juga merupakan peneliti dan dosen di Fakultas Teknik Elektro Unsrat mengatakan, telah dilakukan pembangunan rumah contoh bangunan tahan gempa selama 1 bulan dan rumah tersebut disuplai dengan listrik bertenaga matahari sebagai sumber energi terbarukan. Juga kegiatan ini memberikan pelatihan kepada masyarakat desa dan perangkat desa Kiama mengenai teknologi tepat guna sistem listrik rumah mandiri energi dan tahan gempa.

“Penerapan Teknologi Tepat Guna berupa rumah tahan gempa dengan system listrik mandiri dari tenaga matahari sebagai sumber energi terbarukan ini cocok digunakan pada masyarakat remote area yang mengalami keterbasan akses listrik dan bisa menjadi cikal bakal sentra science techno park energi terbarukan dan rumah tahan gempa di desa mitra Kiama. Pelaksanaan program PPDM ini menjadi hilirisasi penelitian inovasi teknologi berbasis energi terbarukan,” ujar Meita Rumbayan didampingi Karel Losoh Kepala desa mitra dan Andre Maabuat (mahasiswa asal Talaud) serta Yulianus Salasa, ST (alumni Talaud) dari program studi teknik Elektro Unsrat.

Baca juga:  Buka MKKS SMK Sulut Di SMKN 2 Bitung, Mantiri Yakin Sekolah Mampu Siapkan SDM Unggul

Sementara itu Karel Losoh Kepala Desa mengatakan, pihaknya memberikan apresiasi kepada tim PPDM yang telah memilih Desa Kiama untuk melaksanakan program yang bermanfaat ini.

“Kami mewakili masyarakat dan pemerintah desa Kiama di Talaud menyampaikan banyak terima kasih kepada Tim PPDM dan stake holder pendukung yang telah melaksakan program yang bermanfaat dalam peningkatan pendidkan masyarakat terhadap sistem listrik teknologi energi terbarukan dan rumah tahan gempa,”terang Karel Losoh.

Prof.Dr.Ir. Charles Kaunang, MA Ketua LPPM Universitas Sam Ratulangi mengatakan,pihak dari LPPM Unsrat mensupport program ini melalui Program Kemitraan Masyarakat (PKM Unsrat). Program ini dapat berkelanjutan untuk terbangunnya sentra-sentra yang mempresentasikan ciri khas masyarakat desa sekaligus memberikan solusi bagi masyarakat dari output inovasi yang dikembangkan dari kampus.(jil)

Pos terkait