Ditunggu Sepak Terjang 30 Anggota DPRD Minsel Periode 2019-2024

  • Whatsapp
Ditunggu Sepak Terjang 30 Anggota DPRD Minsel Periode 2019-2024
Warga Minsel tunggu sepak terjang 30 anggota legislativ baru.

indoBRITA, Amurang – Kabupaten Minahasa Selatan kini memiliki anggota legislative (Aleg) baru. Sebanyak 30 anggota DPRD Minsel, Senin (9/9/2019) lalu diambil sumpah/janji oleh Ketua PN Amurang Royke Ingkiriwang, SH MH. Dengan demikian, ada banyak Pekerjaan Rumah (PR) yang menanti diselesaikan mereka. Bahkan, ada sejumlah masalah yang belum diungkap setelah para Aleg lama juga tak lagi bertugas.

‘’Atas nama rakyat Minsel mempertanyakan 30 Aleg Minsel periode 2019-2024. Ingat, dari banyaknya PR yang hingga kini belum diselesaikan. Maka, kami harap 30 aleg yang baru akan menyelesaikannya. Selain itu, ada sejumlah Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) baik sementara dibahas maupun sementara menunggu harus diselesaikan juga. Ingat, soal-soal diatas sangat rawan dibiarkan,’’tanya Teddy Ruasey, warga Amurang.

Bacaan Lainnya
Baca juga:  Rumengan Terima SK DPP sebagai Ketua Bapilu Perindo Minsel

Senada dikatakan Jaan Selang, warga Tumpaan. Ada segudang persoalan yang ditinggalkan 30 aleg lama. ‘’Artinya, saya katakana 30 aleg sudah termasuk dengan pimpinan DPRD Minsel. Olehnya, persoalan demi persoalan harus dituntaskan. Seperti, pangkas soal agenda penerbangan. Jangan beralasan aleg wajib ‘terbang’ dengan maksud untuk belajar dan mendapatkan ilmu dari DPRD lain atau mencari tahu aturan dari Kementerian di Jakarta. Ingat, soal ‘terbang’ angggota DPRD, bagi warga Minsel sudah bosan mendengarnya. Toh, itu hanya buang-buang uang rakyat,’’kata Selang.

Namun berbeda pernyataan DR Ferry Daud Liando, menurutnya kinerja anggota legislative (aleg) menilai harus secara objektif. ‘’Masalahnya, sampai saat ini belum ada satu pedoman yang bisa dipakai/gunakan untuk mengukur apakah DPRD itu berkinerja keliru atau tidak. Tentu sangat keliru menilai jika yang kita gunakan hanya sebatas pada persepsi subjektif seseorang. Perlu standar baku yang bias digunakan untuk menilai 30 anggota DPRD Minsel secara objektif. Mereka juga kan baru dilantik, jadi mereka pun belum melaksanakan tugasnya,’’ungkap Liando yang juga pakar politik dan pemerintahan Unsrat Manado.

Baca juga:  Kadis Raco Bentak Kepsek SD dan SMP ‘Bodoh’

Liando berharap, kita jangan dulu membahas secara terbuka bagi 30 aleg (termasuk pimpinan DPRD, red) sebab mereka baru saja dilantik. ‘’Dengan demikian, kalau mereka sudah melengkapi AKD dan lain sebagainya, maka dipastikan kita tunggu kinerjanya. Termasuk janji-janji mereka saat kampanye dan lain sebagainya,’’sebut putra Minsel yang sangat vocal ini. (ape)

Pos terkait