Soal Kenaikan BPJS Tinggal Tunggu Perpres

  • Whatsapp
Kepala Dinas Kesehatan Dr.Joppy Thungari.
IndoBRITA, Sangihe – Keputusan kenaikan iuran Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang diselenggarakan BJPS Kesehatan tinggal menunggu diterbitikanya Peraturan Presiden (Perpres).
Hal ini dikatakan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sangihe Joppy Thungari saat dikonfirmasi Jumat, (20/09/2019) BPJS Kesehatan rencananya akan ada kenaikan oleh pemerintah, namun kenaikannya belum diketahui dengan pasti.
“Perpres belum keluar, dan berapa kenaikannya belum keluar. Wacana ini diusulkan, namun kita akan tetap menyesuaikan,” Terangnya.
Lanjut dikatakanya, kalaupun sudah ada Perpres, maka bisa saja berlaku 1 Januari 2020 mendatang.
“BPJS Kesehatan yang ditanggung APBD sebanyak 50 ribu peserta, dengan alokasi anggaran di tahun 2019 senilai Rp16 milyar. Kalaupun memang akan naik 100 persen iuran BPJS Kesehatan, maka bisa-bisa anggaran di tahun 2020 mencapai Rp30 milyar,” bebernya.
Mengantisipasi akan hal itu dirinya sudah melakukan konsultasi dengan Tim Anggaran, dan hingga kini masih menunggu Perpres.(nty)
Baca juga:  Dukung Adaptasi Kebiasaan Baru, BPJS Kesehatan Gelar Lomba Vlog

Pos terkait