153 CPNS Sangihe Ikut Latsar, Lawendatu : Berikan Pelayanan Yang Terbaik Untuk Masyarakat

  • Whatsapp

IndoBRITA, Sangihe – Sebanyak 153 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Pemkab Sangihe mengikuti Pelatihan Dasar (Latsar) tahap II, Golongan III dan II Tahun 2019 angkatan III, IV, V dan VI di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Sulawesi Utara, Rabu (2/10). Kegiatan yang dimulai 3 Oktober sampai 29 November 2019 ini, bekerja sama dengan BPSDM Provinsi Sulawesi Utara ini dibuka Kepala Badan (Kaban) BPSDM Ir J Senduk MSi.


Kaban BPSDM Sulawesi Utara Ir JV Senduk MSi dalam sambutannya mengatakan ini merupakan awal karir, karena setiap CPNS wajib mengikuti tahap ini. Lewat latsar dapat membangun integritas moral, kejujuran, semangat, wawasan kebangsaan, karakter kepribadian yang unggul serta tanggung jawab dan kompetensi. Sehingga diharapkan peserta dapat mengikutinya dengan benar dan diminta untuk mentaati serta mengikuti bagian ketika berada di lembaga ini.

Bacaan Lainnya
Baca juga:  Datang Ke Posko Satgas TMMD ke-111, Cewek Cantik Ini Tanyakan Cara Daftar Anggota TNI


“Saya tekankan kami tidak main-main dengan penyelenggaraan diklat ini. Jika tidak serius maka kami tidak segan-segan mengembalikan saudara kepemerintah setempat,” tegasnya.


Sementara itu Kepala Badan Kepegawaian Daerah dan Diklat (BKDD) Sangihe Steven Lawendatu STTP MSi dalam laporannya mengatakan, tujuan latihan dasar untuk membentuk CPNS yang memiliki pengetahuan dan wawasan sebagai pelayan masyarakat yang baik.


“Sedangkan sasaran kegiatan demi terwujudnya Calon Pegawai Negeri sipil yang dapat memberikan pelayanan yang baik bagi masyarakat,” tuturnya.
Lawendatu juga menjelaskan, dari latsar tahap I yang hanya 77 peserta, tahap II ini terbanyak yakni 153 peserta dengan rincian laki-laki 32 orang dan perempuan 121 orang. Terdiri dari tenaga pendidik 87 orang, tenaga kesehatan 46 orang dan teknis 20 orang.

Baca juga:  Bupati Sangihe Me'Daseng di Kecamatan Nusa Tabukan


“Untuk tahap II ini dari pemkab Sangihe paling banyak adalah tenaga pendidik. Dengan kegiatan pembukaan serta pembelajaran klasikal selama 18 hari,” kuncinya.


Turut hadir, asisten administrasi umum Pemkot Manado Frans Mawitjere, Kepala BKPSDM Xaverius Runtuwene, Kadisnaker Sangihe Dokta Pangandaheng, Kadis Perpustakaan dan Kearsipan Sangihe Olden Lahamendu serta Kadishub Sangihe Frans Porawouw. (nty)

Pos terkait