Menu

Jalur Pedestrian Dinilai Tidak Ramah Difabel, Ini Tanggapan Legislator Kota Manado

  Dibaca : 146 kali
Jalur Pedestrian Dinilai Tidak Ramah Difabel, Ini Tanggapan Legislator Kota Manado
Lemari kaca dan tiang listrik yang berada di tengah trotoar jalur khusus bagi kau Difabel. Foto inzert Robert Tambuwun.

indoBRITA, Manado – Salah seorang pejalan trotoar keluhkan apa yang ia lihat. Pasalnya, saat ia berjalan didapatinya jalur pedestrian di beberapa ruas jalan di pasar 45 Kecamatan Wenang, Kota Manado, yang dinilai tidak ramah difabel.

Seperti dikutip Warganet di dengan nama akun Sery Rante Pabunga, kaget ketika mendapati ada pintu besi dan lemari kaca milik toko jualan serta tiang listrik berdiri di tengah jalur khusus untuk membantu penyandang tunanetra di trotoar.

Dia menyebut keberadaan tiang-tiang listrik dan pintu besi serta lemari kaca di jalur berwarna kuning tersebut membahayakan para penyandang tunanetra yang mengakses jalur pedestrian. Penyandang tunanetra bisa saja menabrak tiang listrik dan estale itu saat sedang berjalan.

Baca juga:  Dinas PUPR Libatkan Ahli Hukum Minimalisir Pelanggaran Pengadaan Barang dan Jasa



Terkait hal itu, anggota DPRD Kota Manado Robert Tambuwun menanggapinya dan mengatakan, agar pemilik usaha untuk memperhatikan perdestrian jalur khusus penyandang Tunanetra.

“Pemilik usaha untuk memperhatikan persdestrian yang dikhususkan bagi orang berjalan kaki yang menaruh etalase atau barang-barang dagangan di atau pemilik usaha untuk memperhatikan jalur bagi penyandang disabilitas. Karena, sangat mengganggu orang seperti contoh tunanetra yang berjalan hanya memberikan tongkat Petunjuk,” kata Tambuwun.

Lanjut dikatakan Politisi dari Perindo itu, apabila ada barang dagangan atau etalase dagangan di trotoar yang disiapkan oleh pemerintah itu sangat-sangat mengganggu dan itu sudah menyalahi aturan.

“Kalau bisa ada korelasi antara pemerintah kota dengan pihak PLN Manado untuk memindahkan tiang listrik agar jangan berdiri di tengah-tengah trotoar atau pedestrian bagi pejalan kaki. Karena itu merupakan hak dari pejalan kaki,” pungkas Tambuwun.(ewa)

Baca juga:  LCKI Desak Kejati Tuntaskan Penanganan Kasus Dugaan Korupsi di PT Bank SulutGo
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Visitor Counter

Pengunjung IndoBrita.co

Today : 1289 Orang

Total Minggu ini : 56873 Orang

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional