Kekuatan Ide dan Pengabdian tanpa Batas Seorang Lily Walandha

  • Whatsapp
Lily Walandha (Foto: ist)

indoBRITA, Manado-Habis Gelap Terbitlah Terang. Di buku yang ditulisnya itu, RA Kartini menuangkan gagasan yang menyentikkan semangat pada kaum perempuan.

Buku tersebut menginspirasi banyak kaum perempuan,salah satunya Lily Walandha. Politisi Demokrat yang baru terpilih sebagai Ketua Komisi IV DPRD Manado itu menyebut banyak perempuan Indonesia menduduki jabatan penting saat ini karena dobrakan R.A Kartini.

Bacaan Lainnya

 “Kartini itu tokoh hebat. Ia pelopor emansipasi,” ujar Lily kepada wartawan di Manado, Selasa (8/10/2019).

Melalui buku yang ditulisnya, Kartini menurut Lily  mengingatkan pentingnya ide, gagasan dan keberanian serta kesungguhan hati dalam pengabdian untuk bangsa.

“Ia menyampaikan kalau ide, kata-kata yang diutarakan dengan cara yang benar, niscaya baik dan langgeng. Buku Habis Gelap Terbitlah Terang juga mengingatkan kita semua, agar setiap orang memiliki hak dan kesempatan yang sama,” kata Lily.

Baca juga:  KP Prahasta-7015 Baharkam Polri Distribusikan Logistik Pilkada ke Pulau Terluar di Sangihe

Terinspirasi dan termotivitasi sosok Kartini dan wanita hebat asal Sulut, Maria Walanda Maramis, pengusaha sukses ini bersedia meninggalkan zona nyaman untuk terjun ke dunia politik. Tujuannya untuk mengabdikan diri sepenuhnya buat buat masyarakat. Ia mau memakai lidah dan mulutnya untuk kepentingan orang banyak.

Keputusan itu awalnya dipertanyakan sejumlah kerabatnya mengingat Lily sudah hidup mapan. Bahkan ada yang menyarankan agar wanita bergelar S2 ini mengurangkan niatnya. Bukan apa-apa, mereka tak ingin Lily susah atau terjebak dalam permainan politik yang merugikan dirinya.

Namun, ia tak tergoda.Tekad dan niatnya sudah bulat.“Saya ingin berbuat selagi bisa. Bermanfaat bagi banyak orang dalam hidup merupakan kebahagian tiada taranya,” Lily berkisah.

Ia pun menceburkan diri di panggung politik. Srikandi cerdas ini langsung diberi kepercayaan sebagai Ketua DPW PAN Sulut. Beberapa tahun kemudian ia bergabung dengan Partai Demokrat.

Di partai besutan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu, Lily mendaftarkan diri sebagai calon legislatif (Caleg) dari daerah pemilihan (Dapil) Wenang dan Wanea untuk DPRD Manado. Dasar punya jejaring dan kemampuan beradaptasi dengan lingkungan, Lily sukses menyegel satu kursi periode 2014-2019.

Baca juga:  DPRD Kota Manado Menggelar Reses Kedua Tahun 2017

Di DPRD Manado, amanah dari masyarakat tersebut dijawabnya dengan penuh pengabdian. Tak sekedar hadir di rapat komisi atau paripurna, Lily menghadirkan perbedaaan.

Ia kritis terhadap berbagai persoalan yang membelenggu masyarakat. Sekretaris Komisi B ini juga lantang menyuarakan aspirasi masyarakat.

Kinerja apik di DPRD Manado berpadu dengan pergaulan Lily yang seperti tanpa sekat dengan semua kalangan. Mudah membaur, politisi berkacamata ini dicintai  masyarakat.

Modal itu pula yang mengantarkannya kembali ke rumah rakyat periode 2019-2024. Berbekal pengalaman tahun sebelumnya, Lily diyakini akan terus menjadi sosok penting dalam berbagai agenda di DPRD Manado.

Apalagi kepercayaan cukup besar baru didapatnya. Ia didapuk sebagai Ketua Komisi IV DPRD Manado. “Suatu kehormatan dipercaya memimpin Komisi IV DPRD Manado. Saya mohon topangan agar bisa menunaikan tugas dengan baik,” katanya.

Lily pun mengajak semua elemen untuk bahu membahu membangun Manado. Ia juga terus menggaungkan falsafah Sam Ratulangi yakni Si Tou Timou Tumou Tou, manusia hidup untuk saling memanusiakan.

“Hidup ini adalah kesempatan. Hidup ini untuk melayani Tuhan. Jangan sia-siakan apa yang Tuhan beri. Hidup ini harus berkah,”  ujar Lily bersenandung lagu rohani mengakhiri sesi  wawancara dengan indoBRITA Media Group. (adm)

Pos terkait