Bupati CEP Hadiri HUT ke-31 GMIM Galilea Kilometer Tiga

  • Whatsapp
Bupati Tetty Paruntu bersama Ketua BPMJ GGKT Pdt Raymond Andhy dan Forkopimda memasang lilin HUT ke 31.
Bupati CEP Hadiri HUT ke-31 GMIM Galilea Kilometer Tiga

indoBRITA, Amurang – Syukur dan suka cita dialami jemaat GMIM Galilea Kilometer Tiga, Wilayah Amurang Satu. Pasalnya, Bupati Minsel DR Christiany Eugenia Paruntu, SE hadir di HUT ke-31 GGKT, Minggu (13/10/2019). Ibadah dipimpin Pdt DR Hendrie Runtuwene, S.Th M.Si yang juga mantan Sekretaris Umum BPMS GMIM. Pembacaan Alkitab, Pdt DR Hendrie Runtuwene mengutip (Perjanjian Lama) 1 Raja Raja 17:1-6 dengan tema ‘’Elia di tepi sungai Kerit’’.

Pdt DR Hendrie Runtuwene, STh MSi

Bacaan Lainnya

Pdt DR Hendrie Runtuwene, S. Th M. Si

Tapi sebelum hotbah, Pdt DR Runtuwene mengaku senang dan gembira atas kehadiran bupati Tetty Paruntu disini. Jujur, kehadiran orang nomor satu di Minsel adalah dalam satu kebersamaan antara saya  dan jemaat GGKT pada umumnya.

‘’Oleh karena itu, sebagai orang-orang bersyukur yang bersuka cita, itu nampak dari ekspresi. Terlebih kita yang adalah anggota jemaat GGKT sendiri. Saya melihat dari atas mimbar, suka cita itu dibawah ekspresi sangat gembira. Bayangkan, jemaat Galilea terlihat senyum-senyum, muka-muka brot. Olehnya, dalam suka cita diatas orang yang berbahagia adalah selalu tersenyum (smile, red). Torang beking selalu tersenyum manis, tengok kiri, tengok kanan dan muka belakang serta berjabatan tangan dan mengucapkan syaloom.  Pdt Runtuwene juga mengatakan selamat HUT jemaat GGKT, Tuhan memberkati,’’ujar mantan Sekum Sinode GMIM.

Baca juga:  Akhirnya, KPU Minsel Tindaklanjuti Temuan KTP-El Ganda

Lanjut katanya, menjadi berkat bukan karena kita suka memberikan sampai dimana-mana. Tetapi, hanya melalu senyum, kita bisa mendapat berkat yang melimpah.  Ada orang bergumul, sedih torang senyum saja. Tapi, syukur melalui kehadiran bupati CEP kita tentunya semakin tersenyum.

‘’Bupati Tetty bisa hadir, baik panitia atau tim kerja maupun BPMJ mengaku senang dan selalu bersyukur. Melalu senyum, torang boleh jadi berkat, asal itu lahir dari ketulusan. Kalau torang lakukan kebaikan, torang senyum dengan tulus,’’jelasnya dengan sedikit bumbu-bumbu humor.

Pdt Runtuwene mengaku, kehadiran kita semua dalam rangka ibadah syukur HUT GGKT adalah tulus. Serta memiliki hati yang baik, hati yang tulus, iklas dalam melakukan kebaikan. Kalau kita selalu tersenyum pasti mendapat berkat. Termasuk, kalau kita tersenyum kepada ibu bupati, pasti bupati langsung tahu maksudnya.

‘’Kebaikan, jadilah kebaikan kepada semua orang dengan hati yang tulus dan iklas. Melayani dengan tulus, pasti Tuhan akan melihat kita. Tanpa pamri, demi hormat kemuliaan namaNYA. Amin, lakukan itu. Tugas kita adalah mengasihi sesamaNYA,’’tambahnya.

Dalam bacaan kita tadi, berkat tidak semua jadi satu, bahkan dengan ucapan keras, hingga Tuhan Allah cemburu. Bahwa Allah berkuasa atas semuanya. Jangan bersinah, berdiri semena-mena , tetapi ingat, manusia itu bukan apa-apa dihadapan  Tuhan. Karena itu, Tuhan bilang kekuasaan dan kehebatan bukan apa-apa dihadapanNYA.

‘’Menjadi peringatan Tuhan, maka kita bangsa jangan selalu berkuasa. Sebab, apa yang Tuhan sampaikan, kekuasaan dan kehebatan seseorang bukan apa-apa dihadapan Tuhan. Yang diutus Tuhan, tetap dipeliharaNYA. Bagi orang yang mau lakukan kebenaran, demi hormat dan kemulian nama Tuhan, Tuhan tidak akan membiarkan kejujuran dan keadilan dan memperjuangkannya. Tuhan memelihara, menjadi Yeho fa Jireh,’’bebernya lagi.

Baca juga:  Ranperda LPJ APBD 2019 Selesai Pembahasan, Sangkoy: Tinggal Proses Sidang Paripurna

Usai ibadah, bupati CEP bersama khadim Pdt DR Hendrie Runtuwene, Ketua BPMJ Pdt Raymond Andhy dan Camat Amurang Rommy Rumagit, Pabung Minsel serta pejabat yang hadir bersama Pelayan Khusus didaulat untuk menyalakan lilin HUT ke-31.

‘’Terima kasih sudah mengundang saya, saya bangga bisa hadir disini dengan jemaat GGKT. Namun, saya berjanji, apa yang belum terealisasi secepatnya akan diberikan. Akan tetapi, untuk menjadi berkat maka saya sumbang seragam untuk Pelayan Khusus GGKT kedepan. Sekali lagi, apa yang sudah dihotbahkan Pdt Runtuwene, dipastikan semuanya akan menjadi nyata bagi kelangsungan kita semua,’’tukas bupati CEP dalam sambutan singkat dan dilanjutkan dengan peniupan lilin.

Ditempat terpisah, Ketua BPMJ GGKT Pdt Raymond Andhy, S.Th mengucapkan banyak terima kasih secara khusus kepada ibu bupati yang sudah hadir disini. ‘’Jujur, kehadiran orang nomor satu di Minsel adalah untuk kedua kalinya, tahun 2018 saat HUT ke-30 dan sekarang HUT ke-31 ibu bisa hadir. Sekali lagi, atas nama pelsus dan jemaat disampaikan terima kasih buat bupati Tetty Paruntu yang bisa meluangkan waktunya dan telah menyumbang seragam untuk kami,’’tukas mantan Ketua BPMJ GMIM Yerusalem Baru Gangga I tersebut. (andries)

Pos terkait